DOMPU, samawarea.com (5 Juni 2026) – Kebakaran dahsyat melanda deretan kios milik warga di kawasan Simpang Tiga Kodim 1614 Dompu, Lingkungan Dorotangga, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Kamis (4/6/2026) sore. Dalam musibah tersebut, tujuh unit kios hangus terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai Rp 250 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.10 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu kios. Kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang dapur sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Salah seorang saksi, Fadlin, mengungkapkan bahwa api dengan cepat menjalar karena cuaca panas disertai tiupan angin yang cukup kencang. Selain itu, sebagian besar bangunan kios masih menggunakan material berbahan kayu sehingga mempercepat penyebaran api.
Tujuh kios yang terdampak diketahui milik Evi, Mamanue, Salehudin, Joko, Bahmi, Julkarnaen, dan Heriansyah. Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat akibat dilalap si jago merah.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polres Dompu dan Polsek Dompu segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses penanganan kebakaran. Sekitar pukul 17.20 Wita, satu unit mobil Water Cannon milik Polres Dompu tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman awal. Upaya tersebut kemudian diperkuat dengan kedatangan dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Dompu.
Selain membantu proses pemadaman, personel Polsek Dompu juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mengurai kemacetan yang sempat terjadi akibat banyaknya warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Selain mengamankan lokasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
“Kami bersama personel langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Selain melakukan pengamanan, anggota juga melaksanakan pengaturan lalu lintas karena sempat terjadi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kebakaran. Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Setelah hampir dua jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 Wita berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran, personel kepolisian, dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Kami mengapresiasi kesigapan personel di lapangan, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat yang turut membantu proses penanganan kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya peristiwa serupa,” katanya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Polres Dompu juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan monitoring pascakejadian guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (SR)





