Trakindo Hibahkan Satu Set Engine dan Power Train ke SMKN 1 Taliwang, DPRD KSB Apresiasi.

oleh -109 Dilihat
 
‎Sumbawa Barat, Samawarea.Com ( 23 September 2026) PT Trakindo memberikan bantuan satu set engine dan power train system kepada SMK Negeri 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan keterampilan siswa.
‎
‎Peralatan yang diserahkan tersebut merupakan unit keluaran tahun 2020. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana praktik langsung bagi siswa, khususnya dalam mengenal dan memahami sistem mesin serta power train yang digunakan pada dunia industri.
‎
‎Wakil Ketua I DPRD KSB, Badaruddin Duri, menyampaikan apresiasi kepada PT Trakindo yang dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan di Sumbawa Barat.
‎
‎Menurutnya, dukungan dunia usaha dan industri seperti yang dilakukan Trakindo sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda KSB agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
‎
‎“Kami memberikan apresiasi kepada PT Trakindo karena sudah mau mendidik anak-anak KSB dan mau berpihak kepada masyarakat KSB. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi pendidikan, terutama pendidikan kejuruan,” ujar Badaruddin Duri.
‎
‎Ia menilai keberadaan peralatan praktik di sekolah akan memberikan pengalaman yang lebih nyata kepada siswa. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui teori di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik menggunakan peralatan yang memiliki keterkaitan dengan dunia industri.
‎
‎Badaruddin berharap kerja sama antara SMKN 1 Taliwang dengan PT Trakindo tidak berhenti pada penyerahan bantuan alat. Menurutnya, pendampingan dan transfer pengetahuan dari tenaga profesional industri juga menjadi bagian penting agar bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.
‎
‎Sementara itu, Zulfan R, Workplace Trainer PT Trakindo, menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar penyerahan peralatan kepada sekolah. Trakindo juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada siswa dalam menggunakan dan memahami alat tersebut.
‎
‎“Bukan hanya kami berikan bantuan, namun kami juga akan bimbing langsung murid. Tetapi harus didampingi oleh guru,” jelas Zulfan.
‎
‎Ia mengatakan pola pendampingan tersebut dirancang agar terjadi transfer pengetahuan secara berkelanjutan. Siswa diharapkan semakin terampil setelah mendapatkan pembelajaran langsung dari trainer, sementara guru juga diharapkan mampu menguasai materi dan penggunaan alat sehingga nantinya dapat menjadi pelatih bagi siswa-siswa berikutnya.
‎
‎“Harapannya murid bisa terampil, kemudian guru bisa menjadi pelatih selanjutnya untuk mengajar murid,” katanya.
‎
‎Dengan pola tersebut, bantuan peralatan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi dapat menjadi fasilitas pembelajaran yang digunakan secara berkelanjutan oleh SMKN 1 Taliwang.
‎
‎Kerja sama antara dunia industri dan sekolah kejuruan ini juga menjadi langkah penting untuk mempersempit kesenjangan antara kompetensi yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan keterampilan di lapangan. Siswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.
‎
‎Bagi KSB, dukungan seperti ini sekaligus menjadi investasi sumber daya manusia. Semakin banyak siswa yang memiliki keterampilan teknis dan pengalaman praktik, semakin besar pula peluang mereka untuk bersaing dan mengisi kebutuhan tenaga kerja di daerah maupun industri.
amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *