SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31 Oktober 2026) – Perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, I Made Adi Kartika Yasa, M.M., menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian Universitas Samawa (UNSA) dalam mengembangkan mutu pendidikan tinggi dan kontribusinya bagi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, saat menghadiri acara Wisuda Universitas Samawa, Sabtu (31/10/2026), Made Adi menegaskan, perguruan tinggi yang berkualitas tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan yang dihasilkan, tetapi juga dari kontribusi para alumninya ketika terjun ke tengah masyarakat.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu bekerja secara profesional, menjunjung tinggi etika, menjaga integritas, serta membawa nama baik almamater dan bangsa.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat pendidikan tinggi berdampak sebagaimana yang terus didorong Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Perguruan tinggi, katanya, harus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah. Salah satu langkah konkretnya adalah mengarahkan penelitian, tugas akhir, inovasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab berbagai persoalan nyata di daerah.
“Kampus hadir bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk masyarakat. Lulusan hadir tidak hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi juga untuk memberi manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang memberikan manfaat nyata. Kampus memiliki sumber daya keilmuan, riset, dosen, tenaga ahli, dan mahasiswa. Sementara pemerintah daerah memiliki peta kebutuhan masyarakat, arah pembangunan, serta kebijakan daerah.
Jika kedua kekuatan tersebut berjalan beriringan, maka kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah akan semakin nyata.
Pada kesempatan itu, I Made Adi Kartika Yasa juga menyampaikan sejumlah capaian membanggakan Universitas Samawa yang patut diapresiasi.
Salah satunya adalah keberhasilan Program Studi Pendidikan Biologi yang telah meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian tersebut menjadi prestasi penting karena merupakan satu-satunya program studi dengan akreditasi Unggul di lingkungan institusi UNSA maupun kampus di Sumbawa. Selain itu, institusi Universitas Samawa juga telah memperoleh akreditasi dari BAN-PT.
Ia mengapresiasi kerja bersama yayasan, rektor, jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Menurutnya, peningkatan mutu seperti ini harus terus dipertahankan dan dikembangkan agar UNSA semakin mampu memberikan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas.
Apresiasi berikutnya diberikan kepada dosen-dosen UNSA yang berhasil memperoleh pendanaan melalui program hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026.
Salah satu penelitian yang mendapat perhatian adalah penelitian mengenai kompetensi calon guru yang disertai kegiatan pengabdian untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.
Penelitian tersebut ungkapnya, merupakan contoh konkret bagaimana aktivitas akademik di perguruan tinggi dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Capaian UNSA juga terlihat dari dukungan beasiswa bagi mahasiswa. Pada tahun 2026, sebanyak 90 mahasiswa UNSA menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah melalui LLDIKTI Wilayah VIII. Tak hanya itu, sebanyak 11 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan juga memperoleh beasiswa dari Bank Indonesia.
I Made Adi Kartika Yasa berharap berbagai dukungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan mengembangkan potensi diri.
Ia juga menyinggung penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi Agribisnis di UNSA yang dinilai membuka peluang bagi pengembangan keahlian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepada para lulusan, khususnya dari bidang tersebut, ia berharap ilmu pengetahuan dan hasil penelitian yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, I Made Adi Kartika Yasa berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
Berbagai capaian yang diraih UNSA menunjukkan bahwa para wisudawan berasal dari kampus yang terus bergerak, berkontribusi, dan berupaya menjadikan ilmu pengetahuan bermanfaat bagi masyarakat.
Karena itu, para lulusan diminta menjaga nama baik almamater melalui karya, sikap, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Ia mengingatkan bahwa perubahan dunia berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi, perubahan pola kerja, serta semakin kompleksnya persoalan masyarakat menuntut setiap individu untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Kemauan dan kemampuan untuk terus belajar adalah kunci agar kita tetap relevan dan tidak tergantikan oleh teknologi,” pesannya. (SR)






