Karna Kopi,Ibu Desi dari Desa Sembalun Raup Omzet Belasan Juta Rupiah per Bulan, Pembinaan PT AMMAN Sukses.

oleh -71 Dilihat

Karna Kopi Ibu Desi dari Desa Sembalun Raup Omzet Belasan Juta Rupiah per Bulan, Pembinaan PT AMMAN Sukses
Sembalun, Samawarea. Com ( 14/6/2026)
Semangat dan kerja keras yang dipadukan dengan pendampingan yang tepat mampu mengubah potensi lokal menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Kisah tersebut tercermin dari perjalanan usaha yang dijalankan oleh Ibu Desi, warga Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, yang kini berhasil meraih omzet belasan juta rupiah setiap bulan melalui penjualan kopi kemasan dan pengembangan kopi edukasi.

Berada di kawasan kaki Gunung Rinjani yang terkenal dengan tanah subur dan udara sejuk, Desa Sembalun memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, termasuk komoditas kopi. Potensi inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh Ibu Desi untuk mengembangkan usaha berbasis kopi lokal yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menawarkan pengalaman edukasi kepada para wisatawan dan pengunjung.

Awalnya, usaha yang dijalankan masih dalam skala kecil dengan pemasaran yang terbatas. Namun seiring berjalannya waktu, Ibu Desi mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pembinaan dan pendampingan yang difasilitasi oleh PT AMMAN. Melalui berbagai pelatihan, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, hingga pengelolaan usaha, kapasitas bisnis yang dimiliki Ibu Desi terus berkembang.

“Dulu kami hanya menjual kopi dalam jumlah terbatas kepada pelanggan sekitar. Setelah mendapatkan pendampingan, kami mulai memahami pentingnya kualitas, kemasan yang menarik, serta cara memasarkan produk secara lebih luas,” ungkap Ibu Desi.

Kini, kopi kemasan yang diproduksi telah memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Produk kopi tersebut diproses dengan memperhatikan kualitas mulai dari pemilihan biji kopi, proses sangrai, hingga pengemasan yang modern dan menarik. Berbagai varian kopi khas Sembalun pun menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin menikmati cita rasa kopi dari dataran tinggi Lombok.

Tidak hanya fokus pada penjualan kopi kemasan, Ibu Desi juga mengembangkan konsep kopi edukasi yang semakin diminati wisatawan. Melalui program ini, para pengunjung diajak mengenal lebih dekat perjalanan kopi mulai dari proses budidaya, panen, pengolahan, hingga penyajian secangkir kopi siap minum di kebun kopi langsung. Pengalaman tersebut memberikan nilai tambah yang tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kopi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Konsep kopi edukasi yang dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis masyarakat di Sembalun. Banyak wisatawan yang tertarik untuk merasakan pengalaman langsung di kebun kopi, belajar tentang proses produksi, sekaligus menikmati panorama alam Sembalun yang memukau.

Berkat kombinasi antara penjualan kopi kemasan dan kegiatan edukasi kopi, usaha yang dijalankan Ibu Desi kini mampu menghasilkan omzet belasan juta rupiah setiap bulan. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung dengan inovasi, kualitas, dan pendampingan yang tepat.

Program pembinaan yang dilakukan PT AMMAN juga dinilai memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro di wilayah sekitar. Pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar mampu menciptakan produk yang memiliki daya saing dan nilai tambah.

Keberhasilan Ibu Desi menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Sembalun dan pelaku UMKM lainnya untuk terus mengembangkan potensi daerah. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan mengedepankan kreativitas, usaha berbasis komunitas dapat tumbuh menjadi penggerak ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Di tengah meningkatnya minat terhadap produk kopi nusantara dan wisata berbasis pengalaman, langkah yang dilakukan Ibu Desi menunjukkan bahwa kopi bukan sekadar komoditas pertanian, melainkan juga peluang usaha yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat identitas daerah.

Melalui kerja keras, inovasi, dan dukungan pembinaan dari PT AMMAN, Ibu Desi membuktikan bahwa potensi lokal Sembalun dapat diolah menjadi usaha yang bernilai tinggi. Kisah sukses ini diharapkan menjadi motivasi bagi semakin banyak masyarakat untuk berani mengembangkan usaha berbasis potensi desa demi mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *