SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Mei 2026) – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP menyambut kedatangan KRI Pulau Rimau-724 di Pelabuhan Badas dalam rangka mendukung kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Kas Keliling Kepulauan, Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) Wilayah Provinsi NTB Tahun 2026, Kamis (21/5/2026).
Ikut menyambut, Dandim 1607/Sumbawa, Wakapolres Sumbawa beserta jajaran, serta Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Badas bersama jajaran.
Dalam kegiatan itu, hadir pula pejabat onboard yakni Kas Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Irwan Aditya Winarno, S.Hub.Int., Paban Pamgal Sintel Guskamla Koarmada II Letkol Laut (KH) Eko Purwanto, S.Kom., serta 15 orang Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Bank Indonesia Tahun 2026.
Di sela kegiatan, Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa KRI Pulau Rimau-724 unsur Koarmada II mendukung penuh pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 yang merupakan kerja sama TNI AL dengan Bank Indonesia di Kabupaten Sumbawa.
Selama singgah di wilayah Sumbawa, KRI Pulau Rimau-724 melayani penukaran uang rupiah layak edar bagi masyarakat di pulau-pulau terluar.
“Selain melaksanakan layanan penukaran uang rupiah layak edar, kegiatan ERB juga diisi sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Sekda menjelaskan, untuk Kabupaten Sumbawa, ERB 2026 menyasar dua pulau terluar yakni Pulau Moyo dan Pulau Medang. Tim ERB turun langsung menemui warga guna memastikan masyarakat di pulau kecil tetap memperoleh akses terhadap uang rupiah baru dan layak edar.
Selain layanan penukaran uang, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Sosialisasi tersebut bertujuan menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap mata uang nasional.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” tutupnya. (SR)






