13 Tahun Menanti, 330 Jamaah Haji Sumbawa Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

oleh -179 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Mei 2026) — Sebanyak 330 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam Kloter 14 resmi dilepas menuju Tanah Suci Mekkah oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di Pendopo Bupati Sumbawa, Jumat (8/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, Staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD, Kabag, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, para jemaah beserta keluarga.

Dalam sambutannya, Bupati mengaku suasana pelepasan jamaah haji tahun ini terasa sangat mengharukan, terlebih bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-62. Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa dari seluruh hadirin.

“Saya akan berdoa ikhlas untuk seluruh jemaah, mudah-mudahan diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji,” ujar Bupati.

Bupati juga menggambarkan panjangnya perjuangan para calon jemaah haji untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Ada yang menabung sejak muda, menjual hasil panen, memelihara ternak, menyisihkan hasil melaut, hingga hidup hemat bertahun-tahun demi memenuhi panggilan Allah SWT.

“Bahkan ada yang menunggu belasan tahun. Selama ini hanya melihat di televisi dan bertanya, kapan giliran saya,” tuturnya.

Mengutip QS Ali Imran ayat 97, Bupati menegaskan bahwa kemampuan berhaji bukan sekadar soal biaya, tetapi juga panggilan dan kehendak Allah SWT.

“Banyak yang punya uang tapi belum dipanggil. Banyak yang sehat tapi belum mendapat kesempatan. Hari ini bapak ibu memakai seragam haji, itu tanda Allah sedang memuliakan,” katanya.

Bupati mengingatkan para jemaah agar menjaga niat selama berada di Tanah Suci. Ia meminta agar perjalanan suci tersebut tidak berubah menjadi sekadar wisata religi atau berburu oleh-oleh.

“Jangan sibuk menghitung kilo kurma, tapi lupa menghitung dosa yang harus ditinggalkan di tanah suci,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem.

“Jangan memaksakan diri. Makan dan tidur cukup, jangan begadang. Ibadah haji bukan lomba siapa paling kuat ke masjid, tapi bagaimana seluruh rangkaian ibadah bisa tuntas dan pulang dalam keadaan sehat meraih haji mabrur,” ungkapnya.

Kepada para petugas haji, Bupati meminta agar terus memberikan ketenangan, semangat, dan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Sumbawa tetap aman, rukun, masyarakatnya sejahtera, dan para pemimpinnya amanah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan seluruh masyarakat, saya resmi melepas keberangkatan jemaah haji dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Suzami, SEi., M. M.Inov., melaporkan bahwa 330 jemaah yang berangkat hari ini merupakan calon haji yang telah menunggu sekitar 13 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

“330 wajah berseri hari ini adalah jemaah yang menanti sejak tahun 2012 hingga awal 2013,” ujarnya.

Ardi menjelaskan, total jemaah haji Sumbawa tahun 2026 berjumlah 330 orang yang tergabung dalam Kloter 14 bersama jemaah dari Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Rinciannya terdiri dari 181 perempuan dan 149 laki-laki. Jemaah termuda atas nama Alvin Suryatama (24 tahun) asal Kecamatan Rhee, sedangkan jemaah tertua Ibrahim Hamid (87 tahun) asal Kecamatan Maronge.

Untuk jadwal keberangkatan, para jemaah diterima di Asrama Haji Embarkasi Lombok pada Jumat (8/5/2026) pukul 16.45 WITA dan diterbangkan menuju Jeddah pada Sabtu (9/5/2026) pukul 16.45 WITA.

“Jemaah tergabung dalam gelombang kedua dan setibanya di Arab Saudi akan langsung melaksanakan umrah,” jelasnya.

Ardi Suzami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kembali ke daerah dengan predikat haji yang mabrur. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *