DOMPU, samawarea.com (1 April 2026) – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah hukum Polres Dompu, tepatnya di Dusun Jana Mawar, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 23.10 Wita. Insiden ini melibatkan sebuah truk fuso bermuatan 21 ekor sapi dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Truk fuso berwarna hijau dengan nomor polisi P 9112 VJ tersebut dikemudikan oleh Subur Edi Witiko (36). Kendaraan itu membawa lima orang penumpang dan diketahui berangkat dari Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima dengan tujuan Kota Tangerang.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi turunan dan tikungan di Jembatan Sonto Saba, wilayah Tekasire. Sopir diduga keliru mengoper persneling dari gigi 3 ke gigi 2, namun justru masuk ke gigi 4 sehingga kendaraan melaju tak terkendali.
Saat dilakukan pengereman, rem kendaraan dilaporkan tidak berfungsi (blong). Sopir kemudian membanting setir ke kiri, namun truk justru terguling dan masuk ke parit di sisi jalan.
Akibat kejadian tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Ismail (60), petani asal Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dan Diana Farida (36), warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka, termasuk sopir Subur Edi Witiko. Para korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis di RS Pratama Manggelewa.
Menindaklanjuti kejadian itu, personel bersama masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Kasus ini kemudian dikoordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Dompu, I Komang Wahyu Purbayasari menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.
“Kami telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan data dan keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi dalam mengendalikan kendaraan di jalur turunan dan menikung, ditambah faktor teknis kendaraan,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.
Kapolres Dompu, Sodikin Fahrojin Nur, melalui Kasi Humas Polres Dompu, I Nyoman Suardika, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kecelakaan, serta berkoordinasi dengan keluarga korban guna menjaga situasi tetap kondusif. (SR)






