Puluhan Sopir Truk Tujuan NTT Dua Bulan Terlantar di Lembar

oleh -287 Dilihat

LOMBOK BARAT, samawarea.com (3 September 2021)

Karena penundaan jadwal keberangkatan Kapal Egon, puluhan kendaraan logistic dengan tujuan Waingapu, Sumba, NTT, tidak bisa melanjutkan perjalanan, tertahan di Pelabuhan Lembar. Mereka terlantar, sebab kondisi itu dialami sudah berlangsung selama dua bulan.

Menyikapi hal itu, Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Polres Lombok Barat, turun tangan. Polisi melakukan komunikasi secara intens dengan pihak Otoritas Pelabuhan Lembar. Alhasil, dari hasil koordinasi tersebut akhirnya membuahkan hasil terkait kepastian jadwal keberangkatan kapal yang akan melayani penyeberangan menuju Waingapu, Sumba, NTT.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, IPTU Irvan Surahman, S.Tr.K. mengatakan akibat tertundanya keberangkatan sopir truk logistic ini, mengalami kesulitan untuk bertahan di Pelabuhan. Terutama kebutuhan makanan dan minuman. “Berupaya membantu dalam memenuhi sekedar kebutuhan makan dan minum, seperti kegiatan program Jumat berkah hari ini, menyasar sopir truk yang tertunda keberangkatannya,” ungkapnya, Jumat (3/9/2021).

Kepada para sopir truck ini, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar membagikan makanan, air minum dan masker. Ia berharap sambil menunggu jadwal kepastian keberangkatan, para sopir bisa menyambung hidup, terutama kelangsungan makan dan minumnya.

Untuk diketahui hasil koordinasi, jadwal keberangkatan kapal direncanakan pada tanggal 4, 7, dan 19 September 2021. “Semoga ini dapat direalisasikan, dan untuk perkembangan, kami dari pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan maupun dengan pihak kapal,” katanya.

Kapal Egon mengalami penundaan karena sedang melakukan docking, atau perawatan dan perbaikan, sehingga mengakibatkan 38 truk tujuan Waingapu NTT tertahan di Pelabuhan Lembar.

Sementara itu, Ombu Domu Ninggeding, salah satu sopir ekspedisi Jawa, Bali, Sumba NTT ini mengaku, sudah dua bulan bertahan di Pelabuhan Lembar, menunggu jadwal keberangkatan kapal. “Kami sudah dua bulan mengendap di Lembar NTB, karena menyangkut PPKM, tapi sekarang PPKM Jawa sudah memperbolehkan logistic Bali Jawa, namun ada kendala lain,” ungkapnya.

Tidak ada kepastian jadwal KM Egon, sehingga mereka mengeluhkan kepada pihak terkait, agar diberikan fasilitas lain, sebagai pengganti KM Egon. “Supaya logistic ini berjalan lancar dan komunikasi sudah dilakukan dengan pihak Egon, namun batal datang dan molor sampai dengan saat ini,” keluhnya.

Menurutnya, barang-barang logistic yang diangkut berbagai macam, dari bahan bangunan hingga sembako, karena bahan kebutuhan pokok di Sumba tergolong tinggi. ”Logistik ini sangat penting, karena ada yang sedang membawa donasi untuk bencana beberapa waktu yang lalu,” imbuhnya.

Adapun jumlah mobil logistik yang masih belum terangkut di Pelabuhan Lembar, sebanyak 38 truk, sehingga secara keseluruhan sebanyak 76 orang masih bertahan di Pelabuhan Lembar. “Untuk tempat tidur dan istirahat dilakukan dimana saja, sepanjang bisa dipakai untuk tidur, awalnya masih ada untuk memenuhi kebutuhan makan minum,” ucapnya.

Sopir truk ini memilih tetap bertahan menunggu jadwal KM Egon ini bukan tanpa pertimbangan, sehingga tidak memilih jalur alternative lain menuju ke Sumba NTT.

Eman, salah satu sopir truk logistic ini mengungkapkan walaupun lewat darat, misalnya melalui jalur Sape Bima–Waingapu Sumba, kapal yang melayani route penyeberangan cenderung lebih kecil. “Tidak bisa memuat untuk kendaraan logistic ini, dimana tinggi muatannya 380, sehingga bila dipaksakan masuk, dipastikan barang muatan hancur saat memasuki kapal,” ungkapnya.

Selain itu, biaya perjalanan Lembar Sape dan Waingapu tentunya bakalan membengkak, sementara sudah tidak ada untuk membiayai perjalanan ini. “Uang sudah habis, sementara pemilik barang menanyakan kapan barangnya tiba, namun setelah diberikan penjelasan, memaklumi akan kesulitan dan kendala yang kami alami,” tandasnya. (SR)

bawaslu samawa https://www.samawarea.com/wp-content/uploads/IMG-20260410-WA0032.webpsrc="https://click.advertnative.com/loading/?handle=14885" >

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *