Air Tergenang di Pasar Seketeng, Sekda Bantah Gagal Konstruksi

oleh -330 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (30/3/2021)

Beberapa waktu lalu Pasar Seketeng tergenang air. Air menggenangi lantai I setinggi betis orang dewasa. Kondisi ini sempat menjadi perhatian. Bahkan ada yang menduga telah terjadi kesalahan konstruksi. Sebab serapan airnya tidak lancar.

Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/3) membantah terjadi kegagalan konstruksi. Menurutnya, hasil pengerjaan pasar tersebut sudah memenuhi harapan masyarakat.

Mengenai air yang tergenang di lantai pasar saat hujan lebat belum lama ini, ungkap Sekda, bukan karena gagal konstruksi. Bukan juga karena rendahnya lantai dari permukaan tanah. Justru ketinggian lantai sekitar satu meter dari sebelumnya.

Masuknya air menggenangi lantai, ungkap Sekda, karena pipa control IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah) tidak ditutup. “Harusnya ditutup, mungkin saat itu petugasnya lupa. Jadi air pun masuk dan meluber ke lantai,” jelas Sekda yang akrab disapa Haji Bas ini.

Saat ini Pasar Seketeng sudah layak beroperasi. Pemda melalui dinas teknis tengah mengundi para pedagang yang menempati kios, lapak dan pelataran pasar. Sebagian besar pedagang sudah memastikan tempatnya berdagang, sisanya masih dalam proses pengundian.

Selain itu, sekat lapak di lantai I dan II dibenahi. Ini untuk mengakomodir seluruh pedagang yang sudah terdata. Disebutkan, ada 300 lapak yang sekatnya dibongkar, yaitu 116 di lantai bawah dan 184 lantai 2. Lapak-lapak ini diperuntukkan bagi pedagang sayur dan lainnya. Dari lapak ini ada 800 pedagang. Karena jumlah pedagang yang menempati lapak itu mencapai 1.622, salah satu solusi adalah dengan membongkar sekat.

Sebelumnya dalam satu lapak untuk satu pedagang, dengan dibongkarnya sekat dapat menampung 2-3 pedagang. “Total seluruh pedagang yang menempati lapak, kios, dan pelataran Pasar Seketeng mencapai 2.822 pedagang. Insya Allah sebelum puasa para pedagang ini sudah bisa direlokasi dari Pasar Kerato ke Pasar Seketeng,” pungkasnya. (SR)

 

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *