KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFOTIK KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22/5/2020)
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, di Provinsi NTB sebagaimana dirilis oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB menyebutkan terdapat lonjakan kasus Positif Covid-19 yaitu sebanyak 54 Kasus. Sebelum diterbitkannya rilis tersebut tadi malam Sabtu (22/05/2020), Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa telah merilis bahwa pada tanggal yang sama di Kabupaten Sumbawa terdapat 10.008 kumulatif kasus terkait Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 8.814 adalah Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG), dan 8,475 orang di antaranya telah selesai melaksanakan isolasi mandiri. Sisanya 339 orang masih menjalani isolasi mandiri.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa selaku Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, MM di Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa menyatakan tidak ada tambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. “Hari ini di Kabupaten Sumbawa tidak ada penambahan kasus Positif Covid-19, namun secara komulatif tercatat ada penambahan sebanyak 66 kasus,” ujar Haji Bas sapaan akrab Sekda Sumbawa.
Lebih lanjut Sekda mengatakan terdapat 658 Orang Tanpa Gejala (OTG) tetapi memiliki hubungan erat dengan kasus yang terkonfirmasi positif atau bertambah 49 kasus dari laporan sebelumnya. 577 OTG telah selesai menjalani isolasi mandiri, dan terdapat 81 OTG masih melaksanakan isolasi mandiri.
Sampai saat ini perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 451 orang dan tidak ada penambahan dari laporan sebelumnya, dimana 448 ODP selesai pemantauan dan 3 ODP masih dalam pemantauan. Sedangkan total kumulatif PDP dan konfirmasi positif covid-19 sebanyak 85 orang atau bertambah 3 kasus baru. Sedangkan total kumulatif PDP dan konfirmasi positif covid-19 sebanyak 85 orang atau tidak ada penambahan kasus baru. Meski demikian masih terdapat 17 positif Covid yang dirawat di rumah sakit. Terdiri dari 1 dari Klaster Gowa, 6 kontak erat dengan Klaster Gowa, dan 10 Klaster Magetan. Untuk PDP ada 56 orang, 50 di antaranya dinyatakan sembuh, 1 meninggal dunia dan 5 orang masih dirawat di Rumah Sakit Provinsi NTB Manambai Abdulkadir, RSUD Kabupaten Sumbawa dan sebagian ditempatkan di Karantina Terpadu.
Dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah dengan memperhatikan sebaran wabah Covid-19, Bupati Sumbawa menghimbau untuk tidak melaksanakan Sholat Idul Fitri secara berjama’ah di lapangan atau masjid/mushollah, namun diganti dengan sholat Idul Fitri dengan berjama’ah bersama anggota keluarga di rumah. Sampai saat ini aparat Gabungan TNI, Polri dan Satpol-PP terus melakukan penertiban pusat perbelanjaan, took-toko pakaian, pasar dan sejenisnya untuk disesuaikan dengan protocol kesehatan, selalu menghimbau masyarakat untuk menerapkan physical distancing dan social distancing, melakukan razia warga yang tidak memakasi masker dan mengecek penyediaan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sesuai Surat Edaran Bupati Sumbawa.
Aktivitas masyarakat secara mandiri dan terpadu di masing-masing lingkungan terlihat terus menunjukkan peningkatan sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terpukul akibat wabah corona, maka Pemerintah akan menyalurkan Jaring Pengaman Sosial kepada masyarakat baik yang melalui Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Desa. Sampai dengan hari ini, Dinas PMD Kabupaten Sumbawa mencatat bahwa Penyaluran BLT sudah dilakukan oleh 36 Desa untuk bulan April dan Mei mengunakan sisa Dana Desa Tahap I, sedangkan 121 Desa lain akan melakukan penyaluran BLT dengan menggunakan Dana Desa Tahap II. (SR)






