Jelang Idul Fitri, OTG Tambah 10 dan 4 PDP Dinyatakan Negatif

oleh -308 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFOTIK KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22/5/2020)

Memasuki hari ke-28 Ramadhan 1441 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa merilis bahwa pada tanggal 21 Mei 2020 mencatat terdapat 9.942 kumulatif kasus terkait Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. Artinya, hari itu terdapat penambahan 34 kasus yang terkait Covid-19 dari laporan sebelumnya.

Sekda Kabupaten Sumbawa yang juga bertindak selaku Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri MM, Rabu (21/5/2020) di Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa menyebutkan, dari kumulatif kasus itu, rinciannya 8.797 adalah Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) dan 8,418 orang di antaranya telah selesai melaksanakan isolasi mandiri. 609 Orang Tanpa Gejala (OTG) tetapi memiliki hubungan erat dengan kasus yang terkonfirmasi positif atau meningkat 10 kasus dari laporan sebelumnya. 575 OTG telah selesai menjalani isolasi mandiri, masih tersisa 34 OTG. Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) 451 orang dan tidak ada penambahan dari laporan sebelumnya, namun 448 ODP sudah selesai dipantau. “Total kumulatif PDP dan Konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 85 orang atau bertambah 3 kasus baru. Sebanyak 5 Orang adalah dengan status PDP. 50 Orang PDP dinyatakan sembuh (2 x swab negatif) atau terdapat penambahan 4 orang negatif dari laporan sebelumnya. 1 orang PDP meninggal dunia dan 5 orang masih dalam pengawasan di Rumah Sakit Provinsi NTB Manambai Abdulkadir, RSUD Kabupaten Sumbawa dan sebagian ditempatkan di Karantina Terpadu,” bebernya.

Untuk diketahuim tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 dari laporan sebelumnya. Dari 29 orang total terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri dari 1 orang meninggal dunia yang belum diketahui sumber penularanannya, 11 orang sudah dinyatakan sembuh (1 orang dari Klaster Jakarta, 7 Klaster Gowa, 2 orang kontak erat Klaster Gowa, dan 1 Klaster Sukabumi). Masih terdapat 17 orang positif yang dirawat di rumah sakit. Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terpukul akibat wabah corona, Pemerintah akan menyalurkan Jaring Pengaman Sosial kepada masyarakat baik melalui pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan desa.

Dikatakan Sekda pemerintah melalui gabungan TNI, Polri dan Satpol-PP terus melakukan penertiban di pusat perbelanjaan, toko-toko pakaian, pasar dan sejenisnya untuk disesuaikan dengan protocol kesehatan. Selalu mengimbau masyarakat untuk menerapkan physical distancing dan social distancing, serta merazia warga yang tidak menggunakan masker dan mengecek penyediaan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sesuai Surat Edaran Bupati Sumbawa. Aktivitas masyarakat secara terpadu di masing-masing lingkungan terus menunjukkan peningkatan sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. “Pemerintah selalu menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada, selalu mengindahkan arahan dan informasi pemerintah untuk bersama-sama memutus penyebaran virus corona di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *