KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15/5/2020)
Sebanyak 28.869 Kepala Keluarga (KK) kuota yang diberikan Kementerian Sosial sebagai penerima Bansos Tunai 2020. Meski demikian masih ada peluang bagi Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa untuk menambah jumlah kuota ini mengingat masih cukup banyak warga tak mampu yang belum terakomodir. Peluang inilah yang sedang diikhtiarkan jajaran Dinas Sosial setempat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kabid Linjamsos, Mirajuddin ST, belum lama ini mengatakan, peluang untuk menambah kuota penerima Bansos Tunai Kemensos sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan ini terbuka lebar bagi Kabupaten Sumbawa. Sebab ada beberapa daerah yang tidak bisa memenuhi kuota yang diberikan Kemensos. Karena itu Kemensos akan mengalihkannya ke daerah yang masih membutuhkan atau banyak warganya yang belum terakomodir. “Ini kabar gembira. Pastinya peluang ini akan kami ikhtiarkan agar semua warga yang berhak menerima dan belum terakomodir dalam program apapun bisa mendapatkan Bansos tersebut,” kata Raju—sapaan pejabat ramah ini.
Syaratnya ungkap Raju, Bupati Sumbawa harus bersurat ke Kemensos. Surat ini akan dipersiapkannya untuk diajukan ke Bupati, agar segera dikirim ke Kemensos dalam waktu dekat. Jika Kemensos menyetujui usulan tambahan kuota itu, bukan hanya masyarakat yang sebelumnya tidak terdata akan terakomodir, tapi juga kekurangan realisasi atas usulan desa bisa terpenuhi. Pasalnya, ada sekitar 5000 KK yang diajukan sejumlah desa yang tertolak sistem. Misalnya ada NIK yang salah input atau spasi kosong, secara otomatis tertolak sistem. “Dan kami sadari ada desa yang komplin ke kami karena jumlah data penerima yang mereka ajukan tidak sesuai dengan realisasi. Misalnya, kuota yang diajukan 200 tapi ternyata yang direalisasikan 150 KK, karena memang sistemnya yang secara mekanisme pengajuan menggunakan aplikasi yang betul-betul kaku. Salah sedikit langsung tertolak sistem. Jadi, dengan adanya peluang tambahan kuota ini akan menjadi solusi untuk memenuhi kekurangan itu,” pungkasnya. (JEN/SR)






