Bansos Tunai Kemensos Mulai Disalurkan, untuk Sumbawa 28.869 KK

oleh -559 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14/5/2020)

Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memberikan kuota kepada Kabupaten Sumbawa sebanyak 28.869 KK (Kepala Keluarga) sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) Tunai. Bansos Tunai ini diberikan sebesar Rp 600 ribu selama 3 bulan sejak April hingga Juni 2020. Jumlah KK Penerima ini tersebar di seluruh desa dan sudah ada Bansos Tunai ini yang dicairkan meski validasi data masih tetap berlangsung.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kabid Linjamsos, Mirajuddin ST, mengakui hal itu. Sebenarnya kuota 28.869 KK penerima ini sudah terpenuhi. Namun ada beberapa desa yang saat verifikasi terdapat kekeliruan karena masih ditemukan adanya tumpang tindih atau dobel bantuan. Ada yang didata dan diusulkan pihak desa, terungkap penerima Bansos itu juga penerima PKH, sembako, terkategori mampu dan program lainnya. Ini terungkap setelah validasi data. Sebab sebelum diinput ke aplikasi Kemensos, data hasil validasi ini disebar kembali ke desa untuk dicek. Dari mekanisme pengecekan yang dilakukan pemerintah desa, teridentifikasi penerima dobel ini. “Kita bisa ubah data itu, karena di aplikasi Kemensos ada menu ubah usulan. Inilah yang kita lakukan sekarang melalui proses perbaikan data. Yang bermasalah kita hapus agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari. Karena ketentuannya tidak boleh tumpang tindih penerima basos tunai yang sekaligus juga sebagai penerima PKH dan sebagainya. Dan perbaikan data harus sudah tuntas sampai Hari Jumat (15/4/2020) ini,” jelas Raju—akrab pejabat ini disapa.

Kendati dalam proses perbaikan dan input data ke aplikasi Kemensos masih berlangsung, Raju mengaku, ada beberapa desa yang sudah menerima pencairan Bansos Tunai ini. “Jadi sambil jalan, mana yang sudah selesai pemuktahiran dan terinput di aplikasi Kemensos langsung diproses oleh Kemensos tanpa menunggu tuntasnya validasi. Ini dilakukan agar bantuan tunai ini cepat tersalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima di tengah situasi Pandemic Covid-19 ini,” demikian Raju. (JEN/SR)

bawaslu

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *