SUMBAWA BESAR, SR (25/10/2018)
Puluhan massa mendatangi Mapolsek Plampang, Kamis (25/10) tadi. Hal ini menyusul diamankannya seseorang berinisial AL—yang diduga sebagai pelaku pencurian ternak. Massa terlihat emosi dan jumlahnya terus bertambah. Melihat kondisi itu, aparat kepolisian setempat khawatir massa bertindak anarkis untuk menghakimi terduga ini. Karenanya AL langsung dievakuasi ke Polres Sumbawa.
Sebelumnya, Polsek Plampang didatangi M Sadik—pemilik ternak yang tinggal di Dusun Jeliti Desa Simu Kecamatan Maronge. Sadik melaporkan kalau sapi jantannya dibawa seseorang yang belakangan diketahui AL ke Dusun Sejari Desa Plampang Kecamatan Plampang. Sadik mengetahuinya dari Mustafa warga Simu yang melihat sapi itu diangkut AL menggunakan mobil Carry. Sadik pun membuntuti mobil itu untuk memastikan kemana ternaknya dibawa. “Setelah memastikan sapi saya berada di kandang Sejari, saya lapor polisi agar segera mengamankan terduga untuk menghindari amukan massa,” kata Sadik kepada Wartawan Samawarea Biro Sumbawa Timur.
Terduga AL yang ditemui terpisah mengaku sebelumnya dia dihubungi KML warga Simu yang memintanya mengambil ternak itu di kandang Desa Simu. KML berpesan jika ada yang ingin membeli ternak itu agar langsung dijual. Namun bukannya pembeli yang datang, malah polisi bersama beberapa orang datang menjemputnya. “Saya baru tahu kalau ternak itu bukan miliknya (KML),” aku AL.
Sementara itu Kapolsek Plampang AKP Abdul Sani yang ditemui di ruang kerjanya mengakui adanya laporan tindak pidana pencurian ternak. Laporan itu tercatat dalam laporan polisi No. 54/X/2018/25/10/2018. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek memerintahkan anggota terjun ke TKP tepatnya kandang milik terduga sekaligus mengamankan AL. Selain itu ikut diamankan barang bukti sapi jantan milik korban yang masih berumur 6 bulan dan mobil carry yang digunakan untuk mengangkut ternak. Untuk keamanan, AL telah dibawa ke Polres Sumbawa untuk menghindari amukan massa yang terus berdatangan ke Mapolsek. Sedangkan KML dalam pencarian polisi. Polisi yang menyisir sejumlah lokasi berhasil menangkap KML yang berada di salah satu rumah warga Pemasar Kecamatan Maronge. (BUR/SR)






