Sebelumnya Pinjam HP, Setelahnya Gantung Diri

oleh -158 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (19 Juni 2026) – Warga di Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, digegerkan dengan kasus gantung diri, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.

Salah seorang warganya berinisial S (31) asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, yang telah menetap sementara di Desa Soro Barat selama kurang lebih tiga bulan  ditemukan tak bernyawa dalam kondisi gantung diri.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut bermula ketika seorang pelajar mendatangi rumah korban untuk mengambil telepon genggam miliknya yang sebelumnya dipinjam korban. Setelah beberapa kali mengetuk pintu namun tidak mendapat respons, saksi kemudian mengintip melalui celah pintu belakang dan mendapati korban dalam posisi tergantung menggunakan sepotong kabel listrik.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi meminta bantuan warga sekitar. Bersama beberapa warga, mereka membuka paksa pintu rumah yang terkunci dari dalam dan berupaya memberikan pertolongan dengan menurunkan korban. Namun, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H. bersama personel menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga guna penanganan lebih lanjut.

Dari informasi awal yang diperoleh penyidik, korban diduga tengah menghadapi persoalan pribadi dalam rumah tangga. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang ada guna memastikan fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kapolsek Kempo IPTU Agustamin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling peduli, memperkuat komunikasi dalam keluarga, serta tidak ragu meminta bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama maupun pihak terkait apabila menghadapi persoalan hidup yang dirasa berat. Kepedulian lingkungan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyampaikan apresiasi kepada Polsek Kempo atas respons cepat dalam penanganan kejadian serta pendampingan yang diberikan.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penanganan setiap laporan secara cepat, profesional, dan humanis.

“Setiap laporan dari masyarakat menjadi perhatian kami. Personel Polri hadir untuk memberikan rasa aman, melakukan penanganan sesuai prosedur, serta memberikan pendampingan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah. Kami juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang saling mendukung agar persoalan yang dihadapi seseorang dapat segera memperoleh perhatian dan solusi,” ungkapnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *