JAKARTA, SR (25/10/2018)
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan motivasi kepada para mahasiswa NTB di Jakarta, bercita-cita tinggi dan kuliah di luar negeri. Agar saat kembali ke Indonesia tidak lagi berparadigma premordialisme masa lalu dan lebih mengutamakan semangat persatuan Indonesia. “Saat Saya di Banten, tidak pernah ada yang menanyakan saya darimana, namun yang mengagetkan ketika pulang ke Lombok saya selalu ditanyakan asal saya darimana, orang Lombok atau bukan, orang Sumbawa atau bukan,” ungkap Doktor Zul–sapaan akrab Gubernur NTB ketika menjadi Keynote Speaker pada Rembuk Bersama Mahasiswa NTB di Jakarta, bertempat di Warung Publik Senayan Jakarta, Kamis (25/10/2018).
Dalam kesempatan itu Gubernur menceritakan pengalamannya di Amerika, Inggris, dan Darwin. “Kalau anak biasa seperti saya saja bisa, tentu yang lain juga bisa. Mudah-mudahan mengirim program 1000 mahasiswa ke luar negeri bukan mimpi di siang bolong lagi,” ujarnya.
Di hadapan para mahasiswa yang hadir, Gubernur menjelaskan bahwa peluang beasiswa di luar negeri sangat terbuka lebar dan banyak, jurusan-jurusan di berbagai universitas yang nantinya sangat dibutuhkan di NTB. “Universitas Pertahanan (UNHAN) siap memberikan beasiswa S2 kepada mahasiswa khususnya yang berasal dari NTB untuk jurusan Mitigasi Bencana. Mereka memberikan kesempatan ini dikarenakan melihat posisi NTB yang rawan bencana,” jelasnya.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Gubernur juga berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus diselenggarakan. “Semoga pertemuan seperti ini bisa kita rutinkan,” tutupnya.
Hadir dalam acara tersebut mahasiswa-mahasiswa NTB yang berkuliah di Jakarta, seperti dari Universitas Nasional, Universitas Bung Karno, UIN Syarif Hidayatullah, Universal Islam Jakarta dan Jayabaya. (JEN/SR)






