SUMBAWA BESAR, SR (17/09/2018)
Guru dan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sumbawa Besar, kalang kabut. Pasalnya dua ruangan belajar terbakar, Senin (17/9) sekitar pukul 08.00 Wita. Akibatnya dua ruang kelas mengalami kerusakan dan proses belajar mengajar sempat terganggu.
Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenang) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Fikri, M.Pd, mengakui peristiwa mengejutkan itu. Dua kelas yang mengalami kerusakan akibat kejadian itu meliputi kelas X IPA dan kelas XI IPA yang juga merangkap fungsi sebagai laboratorium. Meski demikian proses belajar mengajar tetap berjalan. “Jarak ruangan satu dengan lainnya agak jauh. Jadi tidak sampai menghentikan aktifitas belajar,” ujarnya.
Sebelum terbakar, kedua ruang kelas memang sudah masuk dalam agenda rehab Kemenag. Dana pembangunannya tinggal menunggu alokasi pusat. Hanya awalnya masuk dalam rehab ringan namun karena terbakar dan kondisinya rusak parah, kini menjadi rehab berat. Mengenai meubleur seperti meja dan kursi, Haji Fikri mengaku tidak terdampak. Saat peristiwa kebakaran, meja dan kursi tersebut bisa diselamatkan. Sedangkan penyebab pasti dari kebakaran itu sejauh ini belum diketahui karena masih dalam penyelidikan. Tapi dugaan sementara akibat arus pendek. “Kerugiannya juga belum bisa ditaksir, masih dalam perhitungan,” demikian Haji Fikri. (JEN/SR)






