Digulung Ombak, Dua Nelayan Labangka Lenyap

oleh -318 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (20/07/2018)

Hingga kini Cipil (47) dan Cinun (31)—keduanya warga Lombok Tengah, masih dalam pencarian Tim Basarnas dan aparat kepolisian dari Polair Polres Sumbawa. Kedua nelayan ini lenyap setelah perahunya digulung ombak di perairan Semara, Desa Sukamulia, Kecamatan Labangka, Sumbawa, Jumat (20/7) pukul 10.00 Wita.

Tim Polair Polres Sumbawa yang dipimpin IPTU Lalu Asmara bersama 5 orang anggota dan tim Basarnas Koordinator Pos Sumbawa, Suryawan bersama 5 orang personil dibantu sekitar dua warga setempat melakukan pencarian. Kedua tim menggunakan Perahu Karet milik Direktorat Polair Polda NTB dan perahu karet milik Basarnas Sumbawa. Pencarian dilakukan hingga pukul 11.30 Wita, namun korban belum berhasil ditemukan. Pencarian terpaksa dihentikan akibat cuaca buruk, gelombang setinggi 2 sampai 3 meter. Pencarian dilanjutkan kembali saat cuaca landai.

Laporan Wartawan SAMAWAREA Biro Wilayah Sumbawa Timur, menyebutkan sebelumnya Kamis (10/7) lalu pukul 10.00 Wita, kedua korban bersama sejumlah nelayan lain pulang dari keramba udangnya membawa beban berat hasil keramba. Saat di tengah laut, datang ombak besar langsung menggulung perahu yang ditumpangi para nelayan ini. Seketika nelayan tumpah ke laut dan kedua korban yang diketahui tidak bisa berenang lenyap. Atas kejadian itu, 6 nelayan lainnya yang menunggu jemputan perahu naas itu terpaksa dipulangkan melalui Pantai Jemplung Labangka 5 mengingat cuaca yang tidak bersahabat. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Sumbawa dan tim SAR. Hingga hari ini pencarian masih dilakukan,” ungkap Kapolsek Labangka IPTU Sumardi S.Sos. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *