Zul Rohmi Komitmen Kembangkan Energi Terbarukan untuk Warga NTB

oleh -377 Dilihat

MATARAM, SR (17/05/2018)

Mengantisipasi dampak lingkungan yang tidak baik karena pemakaian energi fosil maupun effect pemanasan global, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) bertekad mempercepat pemakaian energi terbarukan untuk masyarakat NTB seperti Panas Bumi (Geo Termal), Solar Cell, Tekhnologi Kincir maupun intensifikasi dan modernisasi tekhnologi pangan. Karena semua teknologi tersebut ramah lingkungan dan lebih efisien jika dimanfaatkan untuk kepentingan massal. Percepatan pemakaian energi terbarukan harus segera disosialisasikan dan dipraktekkan untuk masyarakat NTB agar dipahami secara holistik. Misalnya listrik, masyarakat NTB di wilayah terpencil perlu difasilitasi atau dibuatkan tenaga surya/solar cell, tekhnologi turbin kincir ataupun panas bumi.

Zul Rohmi memastikan menggalakan pemakaian energi terbarukan untuk warga di NTB sebagai respon makin lemahnya daya dukung lingkungan akibat pemakaian energi yang tidak ramah lingkungan. Selain boros dan tidak ramah lingkungan, energi fossil sudah tidak baik lagi untuk memulihkan kondisi lingkungan akibat residu ataupun gas buang CO2 yang berbahaya tersebut. Demikian diungkapkan Cawagub No. 3,  Dr. Hj. Sitti Rohmi kepada media ini, Kamis (17/5) saat men jawab komitmen Zul Rohmi terhadap isu pelestarian lingkungan dan energi terbarukan.

Menurut Dr Sitti Rohmi, pemakaian energi terbarukan sebagai salah satu cara mengurangi beban ekonomi warga NTB akibat lonjakan kebutuhan hidup semua sektor kehidupan. “Sebagai salah satu solusi energi alternatif, Zul Rohmi akan membuat roadmap pemakaian/percontohan energi terbarukan, khususnya listrik di desa terpencil yang tidak ada jaringan listrik PLN,” ujarnya.

Untuk isu bio diversity atau keanekaragaman hayati, Sitti Rohmi menyatakan akan memberikan perhatian khusus dan bertekad melindungi kawasan endemik yang tingkat keanekaragaman hayatinya tinggi. “Kawasan Geo Park Rinjani harus tetap dijaga kelestarian ekosistemnya. Tujuannya untuk kesinambungan dan mempertahankan ekosistem wilayah tersebut,” ungkapnya.

Intensifikasi dan Modernisasi Tekhnologi Pangan

Sementara itu untuk isu intensifikasi dan modernisasi tekhnologi pangan, Sitti Rohmi mengatakan akan memberikan bukti kepada masyarakat NTB tentang pentingnya mengembangkan varietas unggul melalui rekayasa teknologi yang berdampak positif. “Untuk itu Zul Rohmi akan menggandeng pakar pakar teknologi pangan dan pertanian di NTB untuk mengembangkan budidaya tanaman unggul,” ujar Rektor Universitas Hamzanwadi ini.

Untuk diketahui saat ini Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc bersama tim dari Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) telah melakukan ujicoba penanaman bibit kurma varietas unggul. Diprediksi tiga tahun ke depan, Kabupaten Sumbawa bakal memiliki kebun Kurma yang berbuah ranum. Selain Kurma, Sumbawa juga memiliki kebun Zaitun dan Tin yang bakal berbuah lebat. Harapan tersebut ditandai dengan penanaman bibit Kurma, Tin dan Zaitun di lahan seluas 1 hektar yang berlokasi di kaki Bukit Olat Maras tepatnya antara Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) dan SMK Al-Kahfi, atau lokasi yang disebut dengan Taman Al-Qur’an. Ada 100 bibit yang ditanam. Terdiri dari 60 bibit kurma yang dibagi dalam tiga jenis yakni Kurma Azwa, Kurma Barhe dan Kurma KL1 dari Thailand. Kemudian bibit Zaitun dan Tin masing-masing 20 bibit.

Dr. H. Zulkieflimansyah yang ditemui terpisah menyatakan bahwa Olat Maras ini menjadi symbol untuk mewujudkan segala sesuatu yang menurut orang mustahil. Di kaki bukit ini UTS dibangun di tengah rasa pesimis dan keraguan berbagai pihak. Kini di kaki bukit itu juga dibangun Taman Al-Quran yang di dalamnya ditanami Kurma, Tin dan Zaitun. “Kita selalu meretas jalan baru sehingga nanti jika (taman Al-Qur’an) ini sukses dalam 2 tahun saja, saya kira akan ditiru oleh banyak orang di Pulau Sumbawa,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *