SUMBAWA BESAR, SR (01/11/2016)
Sebagai tulang punggung keutuhan NKRI, prajurit TNI AD harus memiliki kemampuan dan kemahiran menggunakan senjata agar tidak salah sasaran tembak, demikian disampaikan Wadan Yonif 742/SWY Nusa Tenggara Barat, Mayor Inf. Aries Setiawan di sela-sela kegiatan memimpin Latihan Senjata Kelompok Lintas Lengkung Mortir di Tanjung Munangis Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Selasa (1/11).
Latihan ini dimaksudkan guna meningkatkan profesionalisme prajurit selain sebagai program rutin dari komando atas, terutama dalam mengendalikan dan menggunakan senjata Lintas Lengkung Mortir yang terdiri dari Mortir 60 comando, mortir 60 long range dan mortir 81 tampela untuk membantu pasukan terdahulu yang ada di depan agar tidak salah sasaran.
Dalam latihan yang rencananya akan digelar selama 3 hari dari 31 Oktober hingga 2 November 2016 tersebut diikuti sekitar 90 prajurit dari seluruh Kompi yang berada di bawah komando Batalyon Infanteri 742/SWY Nusa Tenggara Barat. Turut menghadiri kegiatan latihan senjata ini adalah Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Sumbawa Sahabuddin, S.Sos, M.Si mewakili Pemkab Sumbawa, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Sumbawa Drs. Abdul Rahman serta Babinsa Koramil Kota Sumbawa Besar. “Atas nama Pemerintah Daerah kami sampaikan terima kasih kepada Yonif 742/SWY NTB atas ditetapkannya Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi Latihan Senjata Kelompok Lintas Lengkung Mortir Tahun 2016. Semoga Latihan ini akan lebih merekatkan kemitraan antara TNI, Pemda dan masyarakat khususnya dalam meningkatkan serta memantapkan semangat bela negara,” ungkap Sahabuddin, akrab pejabat yang selalu bersemangat ini. (JEN/SR)









