DOMPU, samawarea.com (10 Agustus 2026) – Kecelakaan maut melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Lintas Calabai–Kempo, tepatnya di wilayah Desa Tolokalo (Sori Karama), Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Akibat kecelakaan ini, satu orang pengemudi meninggal dunia, sementara seorang pengemudi lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Hendyono (40), pengemudi truk L 8409 NF, warga Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Sementara pengemudi dump truck EA 8583 H, Lalu Hamsah (43), warga Dusun Krakatau, Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa Besar, mengalami luka lecet dan memar pada bagian kaki serta tubuh.
Sedangkan penumpang dump truck, Lalu Dwi Maulana (6), dilaporkan tidak mengalami luka.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk L 8409 NF bergerak dari arah Kempo menuju Pekat dalam kondisi tanpa muatan. Pada saat bersamaan, dump truck EA 8583 H melaju dari arah Pekat menuju Kempo dengan membawa muatan pasir.
Saat kedua kendaraan berada di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan menurun, truk yang melaju dari arah Kempo menuju Pekat diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Benturan keras pun tidak terhindarkan. Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan membantu mengevakuasi para korban ke Puskesmas Kempo. Namun, berdasarkan keterangan tenaga medis, Hendyono dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas Kempo.
Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, SH., mengatakan personelnya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi kecelakaan.
“Personel Polsek Kempo langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi kecelakaan. Kami melakukan pengamanan TKP, membantu proses evakuasi korban bersama masyarakat, serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan arus lalu lintas dapat dikendalikan,” ujarnya.
Setelah melakukan penanganan awal, personel Polsek Kempo berkoordinasi dengan Piket Laka Lantas Polres Dompu untuk penanganan lebih lanjut.
“Setelah TKP diamankan, kami berkoordinasi dengan Piket Laka Lantas Polres Dompu agar kejadian ini dapat ditindaklanjuti, termasuk proses olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan terkait penyebab kecelakaan,” tambahnya.
Kasat Lantas Polres Dompu IPTU I Komang Wahyu Purbayasari, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu menyampaikan, Unit Laka Lantas Polres Dompu telah melakukan penanganan sesuai prosedur.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, pendataan korban dan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan sejumlah bahan keterangan untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
“Penanganan kecelakaan lalu lintas dilakukan sesuai prosedur. Petugas melakukan olah TKP, pemeriksaan terhadap saksi-saksi, pendataan kendaraan dan korban, serta mengumpulkan bahan keterangan lainnya untuk memastikan kronologi dan penyebab terjadinya kecelakaan,” ujar Kasi Humas menyampaikan keterangan Kasat Lantas.
Ia menegaskan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Fakta-fakta yang ditemukan petugas di lapangan akan menjadi bahan dalam penanganan lebih lanjut.
Kasi Humas juga mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan berat, agar selalu mengutamakan keselamatan. Pengendara diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, menjaga jarak aman, memperhatikan situasi lalu lintas dan tetap berkonsentrasi selama berkendara.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan kecepatan dan selalu memperhatikan kondisi jalan maupun kendaraan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Unit Laka Lantas Polres Dompu masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan fakta serta penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Polres Dompu kembali mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan serta menjaga keselamatan bersama. (SR)






