SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Oktober 2026) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan pemerintah daerah berupaya hadir membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran, terutama dalam meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan tempat tinggal.
Penegasan itu disampaikan Wabup saat mengunjungi warga korban kebakaran di Desa Sabedo, Kecamatan Utan, dan Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, Senin (26/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa.
“Kita tentu prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah berupaya hadir membantu meringankan beban korban dan memperhatikan kebutuhan mendesak mereka, termasuk upaya agar keluarga terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal,” ujarnya.
Menurut Wabup, penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari. Perlu ada koordinasi dan langkah bersama agar keluarga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Karena itu, ia meminta perangkat daerah terkait bersama pemerintah kecamatan dan desa mengintensifkan koordinasi serta mengedepankan semangat gotong royong dalam membantu para korban.
Wabup berharap seluruh pihak dapat mengambil peran sesuai kewenangan dan kemampuan masing-masing, sehingga kebutuhan mendesak korban dapat tertangani dan upaya pemulihan tempat tinggal bisa mendapat perhatian.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan bantuan uang tunai dan kebutuhan pokok kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran.
Selain penanganan korban, Wabup mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Sejumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Sumbawa sepanjang tahun ini menjadi pengingat pentingnya memperkuat langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.
Diketahui, kebakaran di Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, terjadi pada Kamis (15/10/2026) dan menimpa Akhmadi. Sementara kebakaran di Desa Sabedo, Kecamatan Utan, terjadi pada Minggu (25/10/2026) dengan korban bernama I Nyoman Kungsi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap warga yang terdampak musibah, sekaligus mendorong koordinasi lintas pemerintahan dan semangat kebersamaan dalam proses pemulihan. (SR)






