Bupati Tekankan Empat Kunci UMKM Sumbawa Tembus Pasar Modern

oleh -269 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Oktober 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menegaskan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mampu menjaga kualitas produk, menawarkan harga bersaing, menjamin kontinuitas produksi, serta memenuhi kebutuhan kuantitas pasar jika ingin menembus jaringan ritel modern.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM Sumbawa di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (26/10/2026).

Menurut Bupati, empat aspek tersebut menjadi kunci penting agar produk UMKM lokal tidak hanya mampu masuk ke pasar modern, tetapi juga bertahan dan berkembang di tengah persaingan.

Bupati menjelaskan, peserta pelatihan merupakan pelaku UMKM yang telah melalui proses seleksi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan bersama tim Alfamart. Mereka dinilai memiliki potensi untuk berkembang apabila didukung pengelolaan usaha yang profesional.

Karena itu, Bupati berharap pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi benar-benar membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.

“Produk UMKM harus mendapat ruang dan kesempatan untuk berkembang. Dengan kualitas yang baik, produksi berkelanjutan, dan dukungan kemitraan, produk lokal Sumbawa diharapkan mampu bersaing di pasar modern,” tegasnya.

Selain menekankan kesiapan pelaku UMKM, Bupati juga meminta pihak Alfamart memberikan dukungan konkret melalui penempatan produk lokal di lokasi strategis agar lebih mudah dilihat dan dijangkau konsumen.

Ia turut mendorong percepatan pembayaran kepada pelaku UMKM. Menurutnya, kelancaran pembayaran menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga perputaran modal dan keberlangsungan produksi usaha kecil.

Dukungan pembiayaan melalui kemitraan dengan perbankan juga dinilai perlu diperkuat agar pelaku UMKM memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memenuhi permintaan pasar.

Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, pengelola ritel modern, perbankan, dan pelaku UMKM dapat menciptakan ekosistem usaha yang saling mendukung. Dengan demikian, produk lokal Sumbawa memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kominfotiksandi, kepala OPD terkait, perwakilan Alfamart, BUMD, Forum UMKM, serta pelaku UMKM terpilih.

Usai membuka pelatihan, Bupati bersama Asisten II, kepala OPD terkait, dan Kepala Bagian Ekonomi Setda meninjau berbagai produk UMKM lokal. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan produk unggulan sekaligus perluasan akses pemasaran bagi pelaku usaha di Kabupaten Sumbawa. (SR) 

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *