Penyergapan TO Narkoba di Utan Ricuh, Polisi Terluka Dibacok, Penyerang Ditembak

oleh -156 Dilihat

SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (15 September 2026) — Upaya penindakan terhadap target operasi (TO) kasus narkotika jenis sabu di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 12.30 Wita, diwarnai perlawanan.

Tim gabungan Ditresnarkoba Polda NTB yang dibackup personel Polsek Utan harus menghadapi serangan menggunakan senjata tajam jenis parang. Dalam insiden tersebut, seorang personel kepolisian mengalami luka sabetan parang. Sementara dari pihak kelompok yang menyerang, terdapat korban yang terkena tembakan petugas.

Informasi kepolisian menyebutkan, tim gabungan awalnya melakukan penyergapan terhadap seorang target operasi berinisial P. Proses penggeledahan dilakukan dengan disaksikan ketua RT setempat.

Dari penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu yang disebut berada di saku celana P.

Namun, situasi berubah ketika seorang pria berinisial P datang bersama sejumlah rekannya ke lokasi. Polisi menduga kedatangan kelompok tersebut kemudian memicu perlawanan terhadap petugas.

Sejumlah orang disebut membawa senjata tajam jenis parang dan menyerang personel gabungan. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan situasi. Namun perlawanan disebut terus berlangsung. Personel kemudian melakukan tindakan untuk mempertahankan diri sembari mundur secara teratur dari lokasi.

Dalam insiden tersebut, Kanit Tim Gabungan Ditresnarkoba Polda NTB mengalami luka akibat sabetan parang.

Petugas selanjutnya mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap kelompok yang melakukan penyerangan. Akibatnya, terdapat korban dari pihak penyerang yang terkena tembakan.

Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj membenarkan adanya insiden penyerangan terhadap personel kepolisian saat melakukan penindakan kasus narkotika di wilayah Utan.

Ia menegaskan Polda NTB bertanggung jawab terhadap penanganan seluruh korban dalam insiden tersebut.

“Seluruh biaya perawatan medis, baik untuk personel kami yang terluka maupun dari pihak masyarakat atau kawanan pelaku, sepenuhnya ditanggung oleh Polda NTB,” tegas Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj.

Saat ini, barang bukti narkotika yang diamankan telah dibawa petugas. Seluruh personel juga telah dievakuasi ke Mapolres Sumbawa untuk pengamanan dan penanganan lebih lanjut.

Kepolisian masih melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengusut aksi penyerangan terhadap petugas serta dugaan provokasi yang memicu terjadinya kericuhan.

Polisi juga memastikan proses hukum terhadap perkara narkotika maupun pihak-pihak yang diduga melakukan penyerangan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *