Sumbawa Barat, Samawarea. Com ( 27 Juli 2026) Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Badaruddin Duri, kembali turun langsung menemui masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, Senin, 27 Juli 2026. Pertemuan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
Sejumlah persoalan disampaikan warga dalam pertemuan tersebut. Mulai dari kondisi sungai yang terdampak longsor, kebutuhan sumur bor untuk menunjang aktivitas pertanian, hingga permintaan perluasan jaringan listrik ke kawasan pertanian.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, warga secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka kepada politisi Partai NasDem tersebut. Berbagai masukan itu diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD maupun dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
Salah satu warga, M. Tayub, turut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Persoalan infrastruktur dan dukungan terhadap sektor pertanian menjadi bagian penting dari aspirasi warga karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan penghidupan masyarakat.
Badaruddin Duri menegaskan, kegiatan reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung suara masyarakat di daerah pemilihan. Aspirasi yang disampaikan warga menjadi bahan penting dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, maupun penyusunan kebijakan daerah.
Menurutnya, persoalan yang muncul di tengah masyarakat tidak cukup hanya didengar, tetapi perlu ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan menjadi catatan dan bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD,” demikian inti penyampaian dalam kegiatan tersebut.
Warga berharap hasil reses tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata. Terutama menyangkut perbaikan infrastruktur, ketersediaan air bagi pertanian, serta pemerataan akses listrik ke kawasan produksi masyarakat.
Bagi masyarakat Desa Seloto, kehadiran wakil rakyat secara langsung dinilai penting agar berbagai persoalan di lapangan dapat disampaikan tanpa perantara. Reses pun menjadi jembatan antara kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah daerah.






