Pemkab Sumbawa Dorong Website Puskesmas Jadi Pusat Informasi Layanan Kesehatan

oleh -70 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website Puskesmas yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dengan menghadirkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa sebagai narasumber, Senin (27/7).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa ini dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Syarip Hidayat, S.K.M., M.P.H. Bimtek diikuti perwakilan dari 26 UPT Puskesmas se-Kabupaten Sumbawa sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola website di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

Materi pelatihan disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov., bersama tim yang terdiri atas Karman Hartono, S.E., Erwin Mardinata, S.Kom., M.M.Inov., dan Khairin Pratama, S.Kom.

Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan konten website, penyajian informasi publik yang akurat dan berkualitas, tata kelola website pemerintah, hingga optimalisasi pemanfaatan website sebagai media komunikasi, edukasi, dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Pemkab Sumbawa berharap website Puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi kegiatan, tetapi berkembang menjadi pusat informasi layanan kesehatan yang mudah diakses, informatif, serta terpercaya. Pengelolaan website yang profesional juga diharapkan mampu mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sinergi antara Dinas Kesehatan dan Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, seluruh perangkat daerah, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, diharapkan mampu menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *