SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Juni 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan kesiapan penuh mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Zoom Meeting pembahasan usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang berlangsung di Aula Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/6).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa maupun Pemerintah Provinsi NTB. Pembahasan difokuskan pada kesiapan lokasi, kelengkapan dokumen, serta berbagai persyaratan pendukung yang diperlukan untuk merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat.
Mewakili Gubernur NTB, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB saat ini tengah melakukan inventarisasi data Kabupaten/Kota terkait Lahan Daerah Strategis (LDS) yang progresnya telah mencapai sekitar 87 persen.
Menurutnya, Pemprov NTB menargetkan penandatanganan kesepakatan antara Gubernur NTB dan seluruh Bupati se-NTB dapat dilaksanakan pada pekan depan. Kesepakatan tersebut akan menjadi dasar dalam proses penyesuaian dan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi NTB sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap kebutuhan pembangunan Sekolah Rakyat.
“Pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan Sekolah Rakyat. Kami telah menyiapkan lokasi di pinggir jalan raya dengan luas kurang lebih 20 hektare, seluruh persyaratan lahan telah dilengkapi, dan akses jalan masuk berada di pinggir jalan negara,” ujar Bupati Jarot.
Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa progres Lahan Daerah Strategis Kabupaten Sumbawa telah mencapai 87,03 persen. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat.
Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat memiliki luas sekitar 20 hektare dan telah bersertifikat.
Selain kesiapan lahan, berbagai persyaratan administrasi juga telah dipenuhi, di antaranya surat pernyataan Bupati, Surat Keputusan penunjukan lokasi, serta keterangan rencana penggunaan lahan. Dokumen kajian risiko bencana juga telah tersedia, sementara dokumen lingkungan saat ini masih dalam tahap penyelesaian.
Lebih lanjut, di Dinas PUPR Provinsi NTB juga telah tersedia Berita Acara Kesepakatan hasil inventarisasi luas lahan baku sawah, lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta usulan kawasan pertanian.
Dengan kesiapan lahan, kelengkapan dokumen, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi NTB, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. (SR)






