SUMBAWA BESAR, samawarea.com (30 Mei 2026) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis dalam proses kaderisasi yang akan menentukan arah dan masa depan GP Ansor.
“Konfercab ini merupakan bagian dari upaya kaderisasi yang harus terus dilakukan untuk menentukan arah dan masa depan organisasi,” ujarnya saat membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kabupaten Sumbawa di Hotel Suci, Sumbawa Besar, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Wakapolres Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekda Sumbawa, Ketua PW GP Ansor NTB, serta jajaran pengurus PCNU dan GP Ansor Kabupaten Sumbawa.
Menurut Wabup, kaderisasi merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan organisasi. Karena itu, melalui forum Konfercab diharapkan lahir kepemimpinan yang mampu membawa GP Ansor semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat maupun daerah.
Wabup juga menekankan pentingnya kolaborasi antara GP Ansor dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung berbagai program pembangunan. Ia berharap GP Ansor dapat menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus garda terdepan dalam mengawal pembangunan daerah.
“Ansor harus menjadi garda terdepan dalam mendukung pemerintah daerah mewujudkan pembangunan dan turut mengawal proses pembangunan daerah agar berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Wabup yang disapa Haji Ansori menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama maraknya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan berbagai pengaruh negatif lainnya yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat ditangani oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti GP Ansor.
“Pengaruh negatif seperti narkoba dan miras harus menjadi perhatian bersama. Mari kita berkolaborasi membina generasi muda agar memiliki masa depan yang lebih baik,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor NTB, Irpan Suriadiata, menegaskan bahwa GP Ansor merupakan organisasi kader yang keberlangsungannya sangat bergantung pada proses kaderisasi yang berjalan secara berkesinambungan.
Ia menekankan bahwa siapapun yang terpilih menjadi ketua dalam Konfercab X GP Ansor Kabupaten Sumbawa harus memiliki komitmen kuat untuk menjalankan kaderisasi di seluruh tingkatan organisasi.
“Siapapun yang menjadi ketua harus siap melaksanakan kaderisasi di tubuh organisasi. Kaderisasi adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Konfercab X GP Ansor Kabupaten Sumbawa diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran GP Ansor dalam pembangunan daerah, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Sumbawa. (SR)






