SUMBAWA BESAR, samawarea.com.(5 Mei 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui aksi konvergensi yang menyentuh langsung masyarakat.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan. Ia berharap angka stunting di Kabupaten Sumbawa dapat terus menurun dan terkendali, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Menurut Wabup, aksi konvergensi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk aksi nyata yang mengharuskan seluruh pihak turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil masyarakat serta memastikan intervensi tepat sasaran.
“Penanganan stunting ini harus benar-benar menyentuh masyarakat. Kita harus hadir, melihat langsung, dan memastikan bantuan yang diberikan tepat,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Aksi Konvergensi Stunting di lokus stunting Kelurahan Brang Biji, Senin (4/5/2026).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor utama dalam pencegahan stunting, selain pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan.
Lebih lanjut, Wabup Ansori mengingatkan bahwa penanganan stunting tidak dapat dibebankan pada satu perangkat daerah saja. Diperlukan kolaborasi dan gotong royong seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
Selain itu, pembaruan data stunting secara berkala juga menjadi perhatian penting agar intervensi dapat terukur dan terkontrol dengan baik.
“Penanganan ini tidak cukup satu kali. Harus berkelanjutan, bahkan jika perlu dilakukan hingga beberapa bulan ke depan agar hasilnya benar-benar terlihat,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat sebagai upaya peningkatan sanitasi lingkungan.
Tak hanya itu, bantuan pemberian makanan tambahan juga diserahkan kepada lima keluarga berisiko stunting oleh Ketua TP PKK dan Ketua GOW Kabupaten Sumbawa.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan Program Perbaikan Rumah Layak Huni Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 15 juta kepada salah satu warga penerima, Herianto.
Melalui aksi konvergensi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (SR)






