SKM Capai 86,87 Kategori Baik, Sumbawa Luncurkan Aplikasi SILABRASI SIGAP

oleh -421 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 April 2026) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal itu ditegaskan Bupati Sumbawa, , saat membuka Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik dan launching pengembangan aplikasi pelayanan publik SILABRASI SIGAP di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (20/4).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah pihak terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP menegaskan pemerintah daerah harus membuka diri dan bercermin secara jujur terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, ukuran keberhasilan pelayanan tidak hanya dilihat dari angka hasil survei kepuasan masyarakat, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting bukan sekadar nilai survei, tetapi apakah masyarakat merasakan kehadiran pemerintah daerah dan seluruh jajarannya dalam kehidupan sehari-hari yang dapat mempermudah kehidupan mereka,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap perangkat daerah dan kecamatan harus terus dijaga dan ditingkatkan, baik dari sisi nilai maupun kategorinya. Karena itu, setiap perangkat daerah dan kecamatan diminta terus meningkatkan kinerjanya, terutama dalam pemenuhan dan pembaruan dokumen administrasi, serta pelayanan langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, mengungkapkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025 terhadap Pemerintah Kabupaten Sumbawa mencapai angka 86,87 dengan kategori Baik (B).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi gambaran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan pemerintah daerah melalui perangkat daerah maupun kecamatan.

“Unsur yang dinilai dalam survei ini meliputi sarana dan prasarana, waktu penyelesaian, sistem mekanisme dan prosedur, persyaratan, penanganan pengaduan, perilaku pelaksana, hingga kompetensi pelayanan,” jelasnya.

Sepanjang Semester I dan II Tahun 2025, tercatat sebanyak 3.867 responden memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah. Dari hasil tersebut, sebanyak 15,47 persen perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Sumbawa meraih kategori Sangat Baik (A), sedangkan sisanya 17,53 persen masuk kategori Baik (B).

Peluncuran pengembangan aplikasi SILABRASI SIGAP diharapkan semakin memperkuat sistem pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa agar lebih cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *