Sumbawa Bidik 5 Besar MTQ NTB, Pelatih Diminta Fokus dan Kompak

oleh -569 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 April 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan kafilah Kabupaten Sumbawa mampu menembus lima besar pada MTQ XXXI tingkat Provinsi NTB Tahun 2026.

Target tersebut ditegaskan Bupati Sumbawa melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaya Kusuma, S.Sos, saat membuka secara resmi Training Center (TC) peserta dan pelatih Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 Kabupaten Sumbawa di Hotel Suci, Senin (20/4).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MUI, Kepala Kemenag, para kepala OPD, para pelatih serta peserta MTQ Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Jaya Kusuma, ditegaskan bahwa TC bukan sekadar agenda rutin menjelang MTQ, tetapi menjadi ruang pembentukan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, sekaligus membentuk mental, ketahanan dan karakter peserta.

“Kita ingin melahirkan bukan hanya peserta yang siap tampil, tapi insan yang benar-benar menyatu dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jaya Kusuma.

Menurutnya, persaingan MTQ tingkat Provinsi NTB kini semakin ketat. Daerah-daerah lain dinilai telah menyiapkan peserta dengan pendekatan yang lebih serius, terstruktur, bahkan memanfaatkan teknologi.

Ia mencontohkan sebagai tuan rumah MTQ XXXI NTB yang menunjukkan kesiapan luar biasa, mulai dari pembangunan venue bernuansa budaya Sasak hingga inovasi digital melalui aplikasi yang menjadi pusat data dan layanan qari-qariah NTB.

“Ini adalah sinyal yang jelas bahwa MTQ tidak lagi berdiri sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi telah bergerak menuju tata kelola yang lebih modern, transparan, dan kompetitif,” tegasnya.

Karena itu, Bupati meminta seluruh peserta dan pelatih memanfaatkan TC secara maksimal. Tidak boleh ada waktu terbuang dan latihan yang hanya bersifat formalitas.

“Setiap hari di TC ini harus menjadi hari peningkatan, baik dari sisi tajwid, suara, irama, penguasaan materi, maupun teknis dan mental tampil di atas panggung,” katanya.

Kepada para pelatih, Bupati menitipkan harapan besar agar mampu membaca karakter dan potensi setiap peserta.

“Tidak semua peserta berkembang dengan cara yang sama. Ada yang butuh dorongan, ada yang butuh pendekatan personal, bahkan ada yang butuh sekadar didengarkan. Di sinilah kualitas pembinaan kita akan diuji,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya kebersamaan antarpelatih. Ia meminta tidak ada lagi perbedaan pendekatan yang justru membingungkan peserta.

“Mohon maaf, kebersamaan harus betul-betul ditunjukkan di depan anak-anaknya. Jangan lagi ada pengalaman pelatih ini begini, pelatih itu begitu. Lihat suara anak-anak itu, jangan dipaksakan kalau tinggi. Kita bisa dia mengendalikan diri dalam proses ketinggian suaranya,” pesannya.

Bupati turut mengapresiasi perkembangan kafilah yang kini tidak lagi bergantung pada peserta dari luar daerah.

“Itu kebanggaan kita. Peserta 5 juz sekarang persaingannya cukup ketat,” ungkapnya.

Berkaca pada capaian STQ sebelumnya yang menempatkan Kabupaten Sumbawa di posisi keempat, Bupati optimistis target masuk lima besar pada MTQ XXXI NTB 2026 bisa diraih.

Ia pun meminta seluruh unsur, mulai dari pelatih hingga peserta, membangun disiplin dan kebersamaan.

“Disiplin dimulai dari kita semua para pelatih. Jangan telat. Kalau sholat, sholat berjamaah. Kita perhatikan betul usaha-usaha batinnya,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar menjiwai kehidupan.

“Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan tilawah Al-Qur’an sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. Kita ingin nilai-nilai Al-Qur’an tidak berhenti di arena lomba, tapi hidup dalam keluarga, sekolah, birokrasi, dan kehidupan masyarakat sehari-hari,” tutupnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *