Sinergi PUPR dan Bapperida, Sumbawa Siapkan Lompatan Infrastruktur 2027

oleh -106 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 April 2026) —Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa bersama Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi guna membahas program prioritas pembangunan infrastruktur menuju target tahun anggaran 2027.

Rapat yang berlangsung 14 April tersebut dipimpin Kepala Dinas PUPR Sumbawa, Much Sofyan Largo ST, bersama Kepala Bapperida, Dr. Dedi Heriwibowo. Agenda utama pertemuan adalah menindaklanjuti program yang sedang berjalan sekaligus merumuskan usulan strategis ke depan.

Fokus pembahasan mencakup dua sektor krusial, yakni peningkatan kondisi jalan mantap serta perluasan akses air minum dan sanitasi layak bagi masyarakat.

Pada sektor infrastruktur jalan, kondisi jalan mantap di Kabupaten Sumbawa saat ini baru mencapai sekitar 50 persen. Melalui strategi pembangunan 2026–2027, pemerintah daerah menargetkan peningkatan menjadi 67 persen pada 2027.

Sejumlah ruas prioritas menjadi perhatian, di antaranya Batu Dulang–Tepal sepanjang 8,7 kilometer, Lenangguar–Teladan 7,4 kilometer, serta Tepal–Batu Rotok sepanjang 8,01 kilometer. Selain itu, direncanakan pula peningkatan Jalan Lingkar Utara Alas dan penggantian Jembatan Kayu Madu. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, pada sektor air minum dan sanitasi, tantangan yang dihadapi masih cukup besar. Cakupan air minum aman saat ini baru mencapai 12 persen, jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 43 persen. Sedangkan cakupan sanitasi layak baru berada di angka 9 persen dengan target 30 persen pada 2029.

Untuk menjawab tantangan tersebut, sejumlah program prioritas disiapkan, di antaranya rehabilitasi SPAM Semongkat, pembangunan tangki septik di empat desa, pembangunan TPST Raberas, serta pembangunan SPAM Ai Ngelar. Selain itu, perencanaan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) kawasan timur dan barat juga ditargetkan mulai pada 2027.

Program-program ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan layanan dasar, tetapi juga diarahkan untuk mendukung penurunan angka stunting serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Melalui sinergi antara PUPR dan Bapperida, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong pembangunan infrastruktur yang terencana, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Tana Samawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *