SUMBAWA BESAR, samawarea.com (28 April 2026) – Menghadapi musim kemarau yang mulai melanda, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih. Langkah ini dinilai penting guna meminimalisir dampak krisis air yang kerap terjadi setiap tahun di sejumlah wilayah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M. AP, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam mengelola penggunaan air menjadi kunci utama menghadapi puncak kemarau.
“Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Sumbawa diminta bijak menggunakan air. Hal ini agar saat puncak kemarau tidak terlalu terdampak krisis air bersih,” ujarnya saat ditemui media ini, Senin (27/4).
Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah melakukan berbagai upaya antisipasi, termasuk memperkuat sistem peringatan dini terhadap potensi kemarau panjang. Salah satu fokus utama adalah pengendalian penggunaan air bersih di tingkat masyarakat.
Pemda juga terus berkoordinasi dengan untuk memastikan ketersediaan air bersih tetap mencukupi. Hingga saat ini, stok air dinilai masih dalam kondisi aman.
Selain itu, sejumlah instansi seperti BPBD, PMI dan Polres Sumbawa juga disiagakan untuk membantu distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ketika ada warga yang mengalami kekurangan air bersih, bantuan dapat segera disalurkan,” jelasnya.
Meski berbagai langkah telah disiapkan, Sekda tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak boros dalam menggunakan air, termasuk bagi warga yang memiliki sumur maupun bak penampungan.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terdapat sejumlah desa di Kabupaten Sumbawa yang tergolong rawan kekeringan saat musim kemarau berlangsung.
Saat ini, Pemda melalui BPBD tengah melakukan pemetaan wilayah terdampak sebagai acuan dalam penyaluran bantuan air bersih serta upaya mitigasi ke depan.
Doktor Budi juga meminta peran aktif pemerintah desa untuk segera melaporkan jika terjadi kekeringan atau krisis air bersih di wilayahnya.
“Laporan cepat sangat penting agar langkah antisipasi bisa segera dilakukan,” pungkasnya. (SR)






