SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Februari 2026) – Malam Grand Final Lomba Cipta Lagu Samawa 2026 yang digelar di Pesantren Modern Internasional Dea Malela berlangsung penuh inspirasi dan semangat berkarya. Kegiatan ini menjadi panggung apresiasi bagi para musisi lokal yang menampilkan karya-karya terbaik bernuansa khas Samawa, sarat nilai budaya, serta kreativitas tinggi.
Ikut menyaksikan Pendiri Ponpes Dea Malela, Prof. Dr. H. Din Syamsuddin, Musisi dan Artis Nasional seperti Dwiki Darmawan, Iis Dahlia dan Cici Paramida serta sejumlah pejabat dan musisi daerah.
Sebanyak 10 finalis terbaik tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton yang memadati Auditorium Sang Surya. Setiap lagu yang dibawakan menghadirkan warna musikalitas daerah yang kental, menggugah rasa bangga terhadap kekayaan budaya Samawa.
Suasana auditorium terasa hidup dengan energi positif yang mengalir sepanjang acara. Penampilan para finalis tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga dan mengembangkan identitas budaya melalui karya seni musik.
Mewakili Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan sukses.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, dewan juri, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung acara ini. Teruslah berkarya dan bawa budaya Samawa bersinar di kancah yang lebih luas. Mari bersama kita jadikan musik sebagai medium penguatan identitas budaya dan kebanggaan daerah,” ujarnya.
Ajang ini diharapkan menjadi ruang lahirnya karya-karya musik Samawa yang mampu menembus batas daerah, sekaligus memperkuat eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Grand final ini menjadi bukti bahwa generasi Samawa memiliki potensi besar dalam bidang seni musik, sekaligus komitmen kuat dalam menjaga warisan budaya melalui karya kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman. (SR)






