SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 April 2025) – Tukang tambal ban yang disapa Sepes, babak belur dihajar massa. Tindakan warga di wilayah Kecamatan Utan ini, karena Sepes baru saja menghipnotis seorang ibu berinisial M (30) warga Kecamatan Alas. Dari aksinya, Sepes berhasil mengambil gelang emas milik korban. Dalam kondisi bersimbah darah di bagian wajah dan dua tangan terikat, Sepes diamankan polisi.
Menurut informasi, berawal dari korban bersama keluarganya datang dari Kecamatan Alas menuju Utan untuk bersilaturahmi dengan temannya. Dalam perjalanan, sepeda motor yang dikendarai korban mengalami pecah ban dan harus diperbaiki di sebuah bengkel dekat SPBU Utan.
Setelah selesai menambal ban, korban melanjutkan perjalanan ke rumah temannya. Namun korban baru sadar bahwa gelang emas yang dikenakannya hilang. Salah satu anggota keluarga korban mengatakan bahwa ia tidak lagi melihat gelang emas tersebut sejak korban berada di bengkel tambal ban. Korban dan suaminya mencoba mencari tukang tambal ban tersebut, tetapi bengkel sudah tutup.
Keesokan harinya, Jumat, 4 April 2025, karena masih merasa curiga, korban kembali mendatangi bengkel itu, tetapi masih tertutup. Setelah mendapatkan informasi dari keluarga tukang tambal ban bahwa terduga pergi ke Alas, korban dan suaminya segera bergegas mengecek beberapa toko emas.
Tak lama berselang, korban akhirnya berhasil menemukan gelang emas miliknya di salah satu toko emas. Pemilik toko emas mengaku baru saja membeli gelang tersebut dari seorang pria. Setelah mencocokkan identitas, terbukti bahwa gelang itu dijual oleh tukang tambal ban yang dicurigai sebagai pelaku.
Korban dan suaminya kemudian kembali ke bengkel terduga di depan SPBU Utan. Korban mendapatinya sedang berada di bengkelnya dan hendak mengubur uang hasil penjualan emas itu. Namun, aksinya diketahui keluarga dan teman korban. Terduga sempat dihakimi massa sebelum akhirnya mengakui perbuatannya.
Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Utan, AKP Awalludin, S.AP., M.M.Inov., mengaku setelah mendapat laporan langsung menuju lokasi. Anggotanya mengamankan terduga yang sudah babak belur akibat dihakimi massa. “Korban menduga bahwa dirinya telah dihipnotis oleh pelaku sehingga tanpa sadar melepas gelang emasnya saat berada di bengkel,” kata Kapolsek.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa terduga menjual gelang emas seharga Rp 19.000.000 dan melakukan top-up ke akun DANA miliknya sebesar Rp 400.000. Kini terduga beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Utan untuk diproses lebih lanjut. (SR)






