SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Januari 2025) – Pembangunan Bendungan Kerekeh Kecamatan Unter Iwis telah diinisiasi Pemerintahan Mo-Novi. Keberadaan bendungan tersebut akan menjadi solusi untuk pengendali banjir di wilayah Kota Sumbawa Besar di samping memiliki fungsi irigasi dan air bersih.
Saat ini progress pembangunan bendungan tersebut dalam tahap review desain. Mengingat masa pemerintahan Mo—Novi akan berakhir, diharapkan proses selanjutnya dituntaskan pemerintahan baru yang dipimpin Ir. H. Syarafuddin Jarot MP—Drs. H. Mohamad Ansori.
Dicegat samawarea.com usai menghadiri Upacara HUT Kabupaten Sumbawa di Kantor Bupati, Selasa, 22 Januari 2025, Bupati Sumbawa terpilih yang disapa Haji Jarot, menyatakan akan berupaya agar pembangunan bendungan tersebut terwujud dalam waktu cepat. Hal ini sesuai dengan janji kampanyenya pada Pilkada Sumbawa 2024 lalu.
Bahkan setelah terpilih meski belum dilantik, Ia bersama Drs. H. Mohamad Ansori telah melakukan langkah-langkah percepatan. Mulai dengan membentuk tim kecil (transisi), membuat proposal dan berkonsultasi ke sejumlah kementerian di Jakarta untuk mempresentasikan sejumlah program termasuk pembangunan Bendungan Kerekeh.
Tak hanya itu, pihaknya juga sudah menjalin komunikasi dengan Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah untuk keberlanjutan program yang sedang berproses.
“Meski belum dilantik, kami sudah action. Ibaratnya curi start. Alhamdullllah semua kementerian yang kami temui meresponnya dengan baik dan siap membantu,” imbuhnya.
Selain Bendungan Kerekeh, Jarot Ansori juga bertemu dengan pejabat penting di Kementerian Kesehatan untuk menuntaskan pembangunan RSUD Sumbawa di Sering. Demikian juga dengan Kementerian PUPR untuk kelanjutan pembangunan Jalan Samota yang masih tersisa 1,2 kilometer beserta 3 jembatan penghubung. Kemudian pembangunan Dermaga Ai Bari dan proyek strategis lainnya. (SR)






