Sumbawa Barat. Samawarea.com ( 28/9/2024)
Dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat dan menggali aspirasi mereka, Fud Syaifuddin, calon Bupati Sumbawa Barat,melakukan blusukan di kawasan Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk. Kehadiran Fud disambut hangat oleh warga yang antusias menantikan program-program nyata yang akan memajukan daerah mereka.
Samsudin Majid, Ketua Relawan Kecamatan Maluk, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat mengharapkan pemimpin yang tegas dan berani. “Kami perlu pemimpin seperti Fud dan Aher yang tidak lelah melayani masyarakat. Mereka bisa membawa aspirasi kami, terutama terkait keberadaan tambang yang ada di Maluk,” ujarnya. Ia menyoroti bahwa meskipun tambang tersebut beroperasi di kawasan mereka, keuntungan yang dihasilkan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.
Samsudin menjelaskan bahwa proses rekrutmen di perusahaan tambang sangat dipersulit bagi warga lokal, sementara pekerja dari luar hanya memerlukan KTP untuk bisa bekerja. “Karena itu, kami memilih Fud-Aher yang tegas memperjuangkan hak masyarakat Maluk. Kami yakin mereka adalah pasangan yang luar biasa, dan kami siap memenangkan mereka,” tambahnya.
Ditempat yang sama Fud Syaifuddin ST,. M.MInov calon Bupati Sumbawa Barat menekankan bahwa Maluk merupakan kawasan industri nasional yang punya kewajiban mensejahtrakan masyarakat terutama masyarakat lingkar Tambang, namun masyatakat juga harus mendukung Prusahaan yang mau berinpestasi di Sumbawa Barat untuk kemajuan Daerah, namun saat ini masyarakat KSB khususnya masyarakat Maluk belum sepenuhnya merasakan kesejahtraan tersebut, oleh sebab itu kami Pasangan Fud- Aher akan memperjuangkan hak masyarakat tanpa harus merugikan prusahaan, karna setiap perusaah ada CSR untuk kesejahtraan masyarakatnya “Kami akan berjuang agar perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Sumbawa Barat bisa menguntungkan kedua belah pihak—baik perusahaan maupun masyarakat,” katanya. Ia mengakui bahwa saat ini, masyarakat masih berada pada titik kurang sejahtera akibat kebijakan perusahaan yang tidak menguntungkan, terutama terkait lapangan kerja, dan kebijakan loster Kerja untuk karyawan.
Dalam kesempatan tersebut, Fud juga menjelaskan rencananya untuk mengembangkan sektor pariwisata di Maluk. “Kami membutuhkan anggaran sebesar 10 milyar untuk mengembangkan wisata di sini sesuai dengan hasil kajian kami, Wisata ini sangat penting bagi para pekerja yang lelah bekerja di perusahaan. Kami ingin menjadikan wisata Maluk sebagai pintu untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” imbuhnya. Ia menekankan bahwa pantai Maluk memiliki potensi yang sangat besar dan tidak kalah indah dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya.
Fud berjanji untuk membuka komunikasi yang lebih baik dengan prisahaan terkait masalah-masalah yang mereka hadapi. Ia akan memperjelas posisi daftar hitam (blacklist) yang sering menjadi penghalang bagi warga. “Kalau ada kesalahan yang bisa ditoleransi, kami akan berusaha untuk memperbaikinya. Namun, untuk masalah yang bersifat fatal, kami harus jujur dan realistis,” tutupnya.
Dengan semangat dan harapan baru, masyarakat Pasir Putih mengharapkan perubahan yang signifikan dari pasangan Fud-Aher untuk kesejahteraan mereka. Fud Syaifuddin bukan hanya calon pemimpin, tetapi juga simbol harapan bagi warga yang menginginkan masa depan yang lebih baik.






