Norvi: Tetap Berpengang Terhadap Rekomendasi Partai dan Sami’na Waato’na

oleh -1825 Dilihat

SUMBAWA BARAT, Samawarea.com (3/6/2024) – Norvi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Sumbawa Barat, menegaskan sikapnya masih berpegang pada rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait arah dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa Barat.

“Sikap kami di DPD saat ini menghargai Partai yang telah mengeluarkan rekomendasi ke Pak Amar, sedangkan proses di luar itu kami tidak mau terlibat,” tegasnya, Senin (3 Juni 2024).

Rekomendasi dari DPP PKS sudah dikeluarkan dalam bentuk surat keputusan pada 20 Desember 2023 lalu, yang diberikan kepada Amar. Menurut aturan partai nomor 6, keputusan tersebut bersifat final, dan regulasi yang saat ini dijalankan oleh DPD PKS KSB merupakan perintah partai.

“Terkait adanya komunikasi politik dengan Doktor Zul, kami tidak mau terlibat dalam hal tersebut. Karena saat ini rekomendasi partai diberikan kepada Pak Amar, kami yakin bahwa PKS tetap akan mendukung Pak Amar. Seandainya DPP memutuskan lain, yang penting sesuai regulasi maka kami akan mengikuti samikna watokna,” tambah Norvi.

Sebelumnya, DR. ZUL telah menyatakan dengan jelas bahwa PKS dan Nasdem akan berkoalisi di Provinsi dan Kabupaten Sumbawa Barat. Oleh sebab itu, menurutnya, rekomendasi PKS di KSB akan diberikan kepada Fud Sayfuddin.

Namun, pernyataan Dr. Zul tidak mengubah sikap DPD PKS KSB yang tetap berpegang pada rekomendasi resmi dari DPP PKS. Bagi Norvi dan jajarannya, keputusan DPP adalah yang utama dan harus dihormati serta dijalankan.

Menanggapi hal tersebut, Fud Sayfuddin mengatakan, “Ya, saya tidak mau masuk ke ranah partai mereka. Kalau saya, sifatnya pribadi dan santai saja. PKS datang kita syukuri. Biarkan persoalan ini diselesaikan di PKS secara kepartaian. Kita hormati apa pun pilihan dari PKS sambil tetap menjaga tali silaturahmi antara kami. Jangan sampai karena berbeda pilihan, kita harus saling menjatuhkan. Itu tidak bagus. Kita ajarkan masyarakat bagaimana berpolitik dengan santun dan saling menjaga kebersamaan di tengah perbedaan. Saya yakin PKS akan mengambil keputusan yang terbaik.”ungkapnya. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *