SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Maret 2024) – Pj. Sekda Kabupaten Sumbawa, Ir. Dirmawan menghimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap curah hujan yang tinggi dan berpontensi menimbulkan bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan erosi.
Menurut Sekda saat Safari Ramadhan di Desa Ai Mual, Kecamatan Lantung, Jum’at (15/3/2024) lalu, bahwa bencana itu terjadi bisa disebabkan karena ulah manusia yang terlalu serakah mengeksploitasi alam. Untuk itu Sekda meminta semua pihak lebih intensif dalam pengawasan terhadap maraknya perambahan hutan dan memutuskan mata rantai jaringan ilegal logging, agar hutan tetap lestari, mata air tetap terjaga, dan masyarakat tidak menuai bencana.
Di bagian lain, Sekda menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berupaya membangun porsi APBD yang pro rakyat dengan terus meningkatkan anggaran pembangunan, baik yang tertuang dalam 10 program unggulan daerah, maupun untuk membangun infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, serta sarana publik lainnya. Pemerintah Kabupaten Sumbawa pada Tahun 2024 ini telah mengalokasikan sekitar Rp 220 juta dalam berbagai program untuk Kecamatan Lantung. (SR)






