KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT, samawarea.com (17 September 2023) – Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin., MM menghadiri acara Graduation Uppaya dan UMKM Telas yang diselenggarakan PT. AMNT di Gedung Sangkaladi Kecamatan Maluk, Minggu (17/9/2023).
Uppaya dan Telas merupakan program kolaborasi antara PT Amman Mineral dengan Instellar dalam usaha untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal di Sumbawa Barat, khususnya Kecamatan Jereweh, Maluk, dan Sekongkang.
Adisti Chandra selaku perwakilan dari Instellar melaporkan, kegiatan tersebut bertujuan membantu pemuda di Kecamatan Jereweh, Maluk, dan Sekongkang untuk mengembangkan produk yang bukan berorientasi produk, namun berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Sasaran kegiatan ini adalah pemuda pemudi yang sudah memiliki usaha maupun yang baru memiliki ide usaha, di samping membantu UMKM untuk lebih marketable dan membantu menyediakan akses keuangan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Total pendaftar sebanyak 58 tim, dan peserta 21 tim 49 orang.
Adapun pencapaian dalam pelaksanaan UMKM Telas ungkap Adisti adalah menghasilkan 6 NIB (Nomor Induk Berusaha) bagi peserta yang mengikuti program, 8 UMKM yang melakukan pencatatan keuangan usaha setelah mengikuti program (sebelumnya tidak melakukan pencatatan), 12% pengetahuan materi wirausaha mengalami peningkatan setelah mengikuti kelas, 3 usaha yang lolos berjualan di food court, 3 tim yaitu Roti Sultan, Sheriqah Cakes dan IU Thai Tea dinyatakan lolos seleksi untuk menjual produknya di Food Court PT AMMAN.
Selama implementasi program, UMKM Telas menyerap 11 karyawan, dan terdapat 23 reseller baru untuk menjual produk-produk peserta UMKM Telas. Selama program berlangsung, tercatat 5 kerja sama usaha tercipta antar UMKM, 1 kerja sama dengan retail, dan 2 kerja sama dengan program PT AMMAN.
Sementara Senior Manager Sosial Infact, Aji Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu pilar program sosial infact PT. AMNT. “Kami ingin program dikerjakan bersama, untuk membantu para pemuda dan UMKM, agar terjadi peningkatan pendapatan mereka dan menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya.
Selama beberapa bulan dilakukan evaluasi, kata Aji, ada peningkatan pendapatan dari UMKM dan pemuda. Pada Januari, Februari, dan Maret, yang berkontribusi terhadap ekonomi KSB, Rp 139.426.000. Telah membantu membuka kesempatan kerja, membuka networking dan jejaring.
“Saya sendiri secara pribadi sangat menikmati produknya, enak banget dan renyah. Dan ini telah terekspose ke level naional,” akunya.
Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin., MM dalam sambutannya menegaskan bahwa yang paling penting dari pelaksanaan kegiatan yaitu adanya perubahan. Dari sisi penyediaan lapangan pekerjaan kadang ada yang tidak sesuai dengan minat pemuda.
Misalnya, usaha pertanian, ketika musim tanam, yang paling banyak datang ke KSB adalah warga kabupaten tetangga. Sebab pemuda KSB tidak tertarik dengan sektor pertanian. Padahal proyek pembangunan infrastruktur cukup banyak, dan nilainya fanstastis, tetapi tidak ada ketertarikan. Proyek pembangunan jalan, tidak ada satupun dari KSB yang bekerja di sektor tersebut. Dari Labuhan Lalar ada pembangunan tower, tidak ada juga yang dari KSB.
“Karenanya, melalui kegiatan ini, minimal ada perubahan. Jangan sampai nantinya ketika dari usaha UMKM ini pendapatannya bagus kemudian ada tawaran dengan pendapatan lebih besar untuk kerja di perusahaan, usaha UMKM ditinggalkan. Semangatmya tidak boleh kendor. Kita ini punya sumberdaya alam yang luar biasa, tinggal kita syukuri. Banyak belum tentu cukup. Tapi yang sedikit, kita syukuri apa yang ada. Kalau sedikit kita kelola dengan baik akan ada keberkahan. Konsistensi dari kita ini sangat penting,” pungkasnya. (SR)






