Bupati: Sumbawa Butuh SDM Terampil, Bukan Sekadar Lulusan Berijazah

oleh -139 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satunya melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi yang secara resmi dibuka Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, Kamis (16/7/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan tiga program kejuruan, yakni Teknisi AC Residential dengan durasi 260 jam pelajaran (JP), Pipe Welder SMAW 60 Uphill/HLO–45 selama 420 JP, dan Operator Track Excavator selama 280 JP. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Jarot menegaskan, pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan implementasi nyata Program Unggulan Jarot–Ansori, khususnya program keempat yang berfokus pada penciptaan tenaga kerja unggul dan mandiri.

“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. Kita ingin melahirkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri,” ujarnya.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas SDM tidak hanya dilakukan melalui Balai Latihan Kerja, tetapi juga melalui jalur pendidikan formal, termasuk dukungan beasiswa dari AMMAN Mineral yang diarahkan untuk mencetak generasi muda siap kerja.

Ia menekankan bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan, kompetensi, loyalitas, integritas, dan kemampuan bekerja sama.

“Pemerintah akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak agar semakin banyak tenaga kerja terampil yang lahir di Kabupaten Sumbawa. Dalam membangun daerah, kita tidak hanya membutuhkan orang-orang pintar, tetapi juga mereka yang mau bekerja keras dan bekerja dengan ikhlas,” tegasnya.

Kepada para peserta, Bupati berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Ijazah saja tidak cukup. Jika tidak didukung keterampilan yang mumpuni, akan sulit bersaing di pasar kerja. Karena itu teruslah belajar, tekun, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pesannya.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2026 pihaknya menyelenggarakan tujuh kelas pelatihan, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah enam kelas.

Pada tahap pembukaan kali ini, tiga kelas resmi dimulai dengan total 48 peserta, masing-masing kelas diikuti maksimal 16 orang yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 200 orang. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *