Disnakertrans Sumbawa Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi, Cetak SDM Siap Kerja

oleh -91 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa, Kamis (16/7).

Kegiatan yang dibuka Bupati Sumbawa dan dihadiri Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo ini merupakan bagian dari realisasi Program Unggulan Jarot–Ansori Nomor 4, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Khaeruddin, SE., M.Si., melaporkan bahwa pelatihan berbasis kompetensi bertujuan membekali masyarakat, khususnya pencari kerja, dengan keterampilan praktis (skilling), peningkatan kemampuan (upskilling), serta pembaruan kompetensi (reskilling) agar mampu bersaing di pasar kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

“Pelatihan ini dirancang berbasis kebutuhan industri sehingga peserta memiliki kompetensi yang diakui dan siap memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Sebanyak 48 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam tiga kejuruan, masing-masing 16 peserta Kejuruan Pipe Welder SMAW 6G, 16 peserta Kejuruan Teknisi Operator Alat Berat, dan 16 peserta Kejuruan Teknisi AC.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan jadwal berbeda sesuai kejuruan. Pelatihan Pipe Welder berlangsung mulai 16 Juli hingga 30 September 2026, Teknisi Operator Alat Berat 16 Juli hingga 27 Agustus 2026, sedangkan Teknisi AC dilaksanakan mulai 16 Juli hingga 2 September 2026. Seluruh pelatihan dibimbing oleh instruktur UPTD BLK Kabupaten Sumbawa.

Program ini didanai melalui APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 pada Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Sub Kegiatan Proses Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi.

Selain meningkatkan keterampilan, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga memiliki pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Kadis juga mengungkapkan bahwa setelah pelatihan tahap pertama ini selesai, September 2026 akan kembali digelar pelatihan vokasi untuk sejumlah kejuruan lainnya, yakni Barista, Desain Grafis, Mekanikal, dan Elektrikal.

Melalui program ini, Kadis berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang kompeten, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia industri sekaligus mendukung terwujudnya Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *