Bupati Musyafirin Silaturrahmi Dengan Mahasiswa KSB di Asrama Mataram

oleh -580 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFO KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (23 September 2023) – Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM bersilaturahim dengan pengurus (Himpunan Mahasiswa Sumbawa Barat) Hipmasbar dan pengurus Asrama Mahasiswa dan Pelajar Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (23/9/23).

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Mahasiswa Sumbawa Barat-Mataram ini atas permintaan dari pengurus Hipmasbar Mataram, terkait berbagai persolan di internal pengurus Asrama Mahasiswa Sumbawa Barat.

Ikut mendampingi Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Mulyadi, Kepala BPKAD Muhammad Yusuf, dan Plt Kasat Pol PP Ibrahim, S.Sos. Hadir juga H. Abdul Azis, SH., MH, dan Drs Lukmanulhakim selaku pembina Asrama Sumbawa Barat Mataram.

Asisten 1 Bupati Sumbawa Barat, Drs. Mulyadi menyampaikan bahwa Pemda KSB bersama pembina yang ada di Mataram sering datang berkunjung ke Asrama KSB Mataram guna memberikan pembinaan dan pencerahan.

Sementara H. Abdul Azis., SH., MH selaku tokoh masyarakat KSB yang ada di Mataram sekaligus pejabat Pemprov NTB serta pernah menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, menerangkan bahwa pemerintah daerah telah membantu mahasiswa di berbagai kota di Indonesia berupa fasilitas asrama seperti di Kota Malang, Makassar, dan Kota Solo disewakan. Ketiga kota ini asramanya dalam status disewa.

Sedangkan Asrama di Jogjakarta dan Kota Mataram adalah bangunan permanen yang dibeli Pemda Sumbawa Barat. “Saya berpesan kepada para mahasiswa agar ini bisa dirawat dengan baik dan mengikuti aturan yang dibuat Pemda, tidak ada kebebasan yang bebas sebebas-bebasnya. Kita di sini untuk dididik agar lebih baik,” tandasnya.

Sementara Bupati Sumbawa Barat berpesan kepada para mahasiswa untuk menjaga adab dan edab, tidak terprovokasi dengan berita yang tidak jelas. Terkait informasi dana CSR AMNT sebesar Rp 400 Milyar, dan beasiswa dari PT. AMNT, Bupati meminta untuk tidak dijustifikasi sepanjang tidak memahaminya dengan benar.

“Mungkin data yang kita dapat benar, tetapi cara membaca data yang ada tersebut mungkin belum benar. Tentu kita berharap keberadaan PT. AMNT bisa memberikan manfaat yang besar kepada mahasiswa, tetapi perlu dikomunikasikan apa yang menjadi maksudnya itu dengan baik dan benar. Jika sudah dikomunikasikan dengan baik, insyaAllah mereka akan merespon,” ujarnya.

Kemudian mengenai penunjang kegiatan ekstra di asrama berupa peralatan, Bupati meminta kepala dinas terkait untuk memikirkan caranya. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *