SUMBAWA BESAR, samawarea.com (6 Juli 2023) – “Bangkit dan Bergerak Bersama Merawat Toleransi dan Kerukunan Dalam Keluarga” menjadi tema yang diangkat dalam Seminar Moderasi Beragama Orang Muda Lintas Agama. Kegiatan yang berlangsung di Gereja Katolik Paroki Sang Penebus ini dihadiri
Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Anggota Forkopimda, Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Denpasar, Uskup Keuskupan Denpasar, dan narasumber.
Bupati dalam sambutannya, menyebutkan, di era yang semakin maju dan terkoneksi ini, moderasi dalam beragama, terutama di kalangan orang muda sangat penting. “Orang muda adalah harapan masa depan, karena itu sebagai pemimpin daerah, tanggung jawab kita adalah memastikan bahwa generasi muda kita tumbuh dalam kerukunan, saling menghormati, dan hidup dalam kedamaian meski memiliki perbedaan keyakinan agama,” kata Bupati.
Menurut Bupati, moderasi beragama bukanlah hanya sekedar menghormati keberagaman, tetapi juga membangun pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai agama yang dianut. Hal ini melibatkan kesediaan untuk mendengarkan, memahami, dan menghargai pandangan orang lain tanpa mengorbankan keyakinan diri sendiri.
Terakhir, Bupati mengingatkan bahwa moderasi beragama adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemuda, tetapi juga masyarakat, pemimpin agama, dan pemimpin daerah, harus berkomitmen untuk memperjuangkan moderasi beragama. Karena Bupati yakin jika bersatu dan bekerja sama, masyarakat pasti dapat menciptakan lingkungan yang inklusif, saling menghormati, dan penuh toleransi. (SR)






