IHACHI Jepang Tawarkan Investasi Hijau, Bupati: Sejalan dengan Program Sumbawa Hijau Lestari

oleh -889 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 Juni 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik rencana investasi hijau yang ditawarkan IHACHI Co. Ltd., Jepang. Investasi tersebut dinilai sejalan dengan program pembangunan berkelanjutan yang tengah dijalankan Pemkab Sumbawa, khususnya melalui gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”.

Hal itu disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat menerima kunjungan perwakilan IHACHI Co. Ltd., Jepang bersama representatif resmi Koperasi Konsumen Mutiara Amanah Syariah–Bank NTB Syariah di Aula H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Dalam kesempatan itu, perwakilan IHACHI Co. Ltd., Mrs. Ono dan Mr. Fujioka, memaparkan sejumlah program investasi hijau berbasis ekonomi karbon dan rehabilitasi lingkungan yang direncanakan di Kabupaten Sumbawa. Program tersebut mencakup penanaman mangrove, penghijauan lahan kritis menggunakan tanaman kaliandra, pembangunan industri wood pellet, hingga bantuan teknologi desalinasi untuk pemurnian air laut.

IHACHI juga menyatakan komitmennya untuk membangun kemitraan jangka panjang yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut didukung jejaring internasional yang dimiliki perusahaan, termasuk kerja sama dengan JICA dan Kedutaan Besar Jepang.

Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dibawa IHACHI. Menurutnya, program tersebut memiliki keselarasan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan aspek lingkungan sebagai salah satu prioritas utama.

“Program yang ditawarkan IHACHI sangat sejalan dengan gerakan Sumbawa Hijau Lestari yang saat ini sedang kami jalankan. Program ini bertujuan mengembalikan kehijauan Kabupaten Sumbawa melalui penanaman pohon-pohon yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan manfaat jangka panjang,” ujar Bupati.

Ia mengungkapkan, Pemkab Sumbawa saat ini telah menyiapkan satu juta bibit pohon untuk mendukung program penghijauan yang sedang digalakkan di berbagai wilayah.

Lebih lanjut, Bupati Jarot menjelaskan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi hijau dan perdagangan karbon. Pasalnya, hampir 43 persen kawasan hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Dengan potensi tersebut, Bupati berharap penjajakan kerja sama dengan IHACHI tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat segera diwujudkan dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Potensi yang dimiliki Sumbawa sangat besar untuk mendukung ekonomi hijau. Karena itu, kami berharap inisiasi kerja sama ini dapat segera diimplementasikan menjadi aksi nyata yang berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *