SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Juli 2023) – Banjir bandang melanda beberapa desa di Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa belum lama ini, menimbulkan dampak. Saat ini masyarakat setempat merasa kesulitan mendapatkan air bersih. Pasalnya, hampir semua sumur masyarakat tercemar lumpur. Selain itu jaringan listrik juga padam akibat terendam banjir.
Menyikapi kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, mendistribusikan air bersih. Hal ini diakui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Dr. Rusdianto AR, M.Pd, Sabtu (8/7/2023).
Distribusi air bersih ini dilakukan di sejumlah desa terdampak. Yaitu Desa Emang Lestari, Desa Sukamaju, Desa Perung, Desa Jamu dan Desa Pada Suka. “Distribusi air bersih ini dilakukan dalam beberapa hari ke depan,” ucapnya.
Untuk diketahui, banjir bandang Lunyuk terjadi pada Jumat, 7 Juli 2023 dinihari pukul 03.00 Wita. Air meluap akibat hujan yang terus menerus sejak, Kamis, 6 Juli 2023. Air Diduga berasal dari luapan air gunung dan tersumbatnya aliran air karena adanya pengerjaan saluran air irigasi sawah (beberapa tanggul tertutup). Air yang turun dari gunung mengarah ke pemukiman warga.
Tercatat 330 KK di Dusun Kalbir, 300 KK di Desa Sukamaju dan 250 KK di Dusun Emang Desa Emang Lestari, menjadi korbannya. Paling parah terdampak banjir adalah Desa Emang Lestari. Ada satu rumah yang hanyut.
Rusdianto menghimbau warga untuk waspada, mengingat curah hujan di bagian selatan Sumbawa masih tinggi. Selain itu warga yang berprofesi sebagai nelayan untuk berhati-hati karena kondisi cuaca buruk menyebabkan ombak cukup tinggi di wilayah pesisir Lunyuk. (SR)






