Program Bariri Nelayan Dinilai Belum Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

oleh -611 Dilihat
Kadis Perikanan Sumbawa Barat, Noto Karyono

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (3 Februari 2023)–Program Bariri Nelayan merupakan program unggulan Bupati Sumbawa Barat selama 2 periode. Pada periode pertama, Pemerintah Sumbawa Barat memberikan bantuan berupa armada dan alat tangkap kepada semua nelayan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Namun hasil evaluasi Dinas Perikanan setempat, program tersebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan, mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari saja.

Ditemui Samawarea.com, belum lama ini, Kadis Perikanan Sumbawa Barat, Noto Karyono mengakui hal itu. Hasil evaluasi, pendapatan nelayan sehari hanya sekitar 6 ekor. Hasil tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhannya sehari, karena mereka masih menggunakan pola mancing seperti biasa, pergi usai subuh pulang pukul 10.00—11.00 Wita.

“Pola ini yang akan kita ubah secara pelan-pelan, kita akan ajarkan nelayan dengan pola baru yaitu menangkap ikan dengan menggunakan jaringan paranet dan menggunakan armada kapal yang lebih besar untuk melaut ke tempat yang cukup jauh yang tentunya akan memakan waktu lebih banyak bisa menghabiskan sehari sampai 2 hari, namun hasilnya akan lebih maksimal, karena menggunakan jaring paranet. Sekali kita turunkan bisa menghasilkan maksimal ikan 30 kilogram,” ungkapnya.

Diakuinya, belum ada satupun nelayan di KSB yang menggunakan jaring paranet. Padahal pihaknya sudah memberikan bantuan kepada nelayan berupa kapal 3 GT dan kapal 5 GT sebanyak 9 unit, tapi belum dimanfaatkan sampai saat ini.

“Kami belum mengetahui dengan jelas apa masalahnya sehingga belum dinmanfaatkan, sehingga kami sudah memprogramkan akan memberikan pelatihan langsung di lapangan dan saya yang akan turun langsung ke laut,” tandasnya.

Tentu ini menjadi pilot project. Dari pelatihan lapangan ini aan terlihat dimana kekurangannya. “Yang jelas kami akan maksimalkan penggunaan jaring Paranet dan bantuan kapal yang diberikan kepada nelayan,” pungkasnya. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *