SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 Juni 2026) – Sebanyak 25 calon peserta Program Pemagangan ke Jepang mengikuti audiensi dengan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di Sumbawa, Selasa (2/6/2026). Audiensi tersebut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Khaeruddin SE., M.Si, serta LPKS Gemilang sebagai lembaga pendamping program.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang disapa Haji Jarot menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti program pemagangan di Negeri Sakura.
Menurutnya, program tersebut merupakan peluang besar bagi generasi muda Sumbawa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengalaman kerja dan pelatihan di tingkat internasional.
“Program ini menjadi salah satu peluang besar bagi generasi muda Sumbawa untuk meningkatkan kompetensi, disiplin kerja, penguasaan teknologi, serta memperluas pengalaman di tingkat internasional,” ujar Bupati.
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh dalam menghadapi setiap tahapan seleksi dan pembekalan. Selain itu, para peserta diminta untuk menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa selama berada di Jepang.
Menurutnya, kesempatan mengikuti program magang di Jepang tidak hanya menjadi sarana untuk memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga sebagai bekal berharga dalam membangun masa depan yang lebih baik dan berdaya saing.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Tunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang tinggi,” pesannya.
Bupati berharap seluruh proses yang dijalani para calon peserta dapat berjalan lancar hingga keberangkatan ke Jepang. Ia juga optimistis para peserta mampu menjadi duta terbaik Kabupaten Sumbawa yang membawa kebanggaan bagi daerah.
“Semoga seluruh tahapan berjalan lancar dan para peserta dapat menjadi duta terbaik Kabupaten Sumbawa di Negeri Sakura,” harapnya.
Program pemagangan ke Jepang selama ini menjadi salah satu jalur pengembangan kompetensi tenaga kerja muda yang diminati. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga berkesempatan mempelajari budaya kerja, teknologi, serta keterampilan yang dapat diterapkan setelah kembali ke daerah asal. (SR)






