Museum Daerah Sumbawa Gelar Pameran Temporer, Tampilkan Karya 10 SMP

oleh -495 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Februari 2023)–Sebanyak 10 sekolah tingkat menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sumbawa menampilkan hasil karya dari Projek Penguatan Profil Penguatan Pelajar Pancasila (P5) dalam Pameran Temporer yang digelar UPT. Museum Daerah Sumbawa, Senin (27/2/2023).

Sekolah tersebut adalah SMPN 1 Sumbawa, SMPN 3 Sumbawa, SMPN 1 Labuhan Sumbawa, SMPN 2 Labuhan Sumbawa, SMPN 1 Unter Iwes, SMPN 3 Moyo Hulu, SMPN 1, 2, 3 dan SMPN 4 Lopok. Hampir semua hasil karya siswa SMP ini, bahan bakunya berasal dari limbah.

Seperti SMPN 1 Sumbawa menampilkan karya berupa nampan dan gelas dari bambu, taplak meja dan tas dari limbah bungkus kopi, tas dari koran bekas, bunga dari limbah plastic tas kresek dan kain perca, kotak tisu dari pelepah pisang dan kulit jagung serta tutup botol. Ada juga hiasan dinding dari sabut kelapa, miniatur baruga dari stik es dan limbah bambu, dan kursi sofa dari limbah botol plastik.

Kemudian SMPN 1 Labuhan Badas menampilkan karya berupa lamung pene’, lukisan, satu set kursi ecobrik, jam dinding kayu, keranjang dari koran bekas, teko dari batok kelapa, lampu tidur dari stik es krim, dan lainnya.

Sementara gabungan SMPN di Lopok, mempratekkan membuat lukisan yang menarik dengan berbagai latar tema. Demikian sekolah lainnya menampilkan karya yang hampir serupa namun bahan bakunya yang berbeda.

Tak hanya kerajinan, sejumlah sekolah juga menyajikan penganan (kue) tradisional olahannya. Ada manjareal, bulu brai, dan beragam kue lainnya. Wakil Bupati Sumbawa, Asisten Sekda, Kadis Dikbud, Kabid Kebudayaan Dikbud Sumbawa, Kepala UPT  Museum Daerah, serta pejabat lainnya tampak antusias melihat hasil kerajinan para siswa SMP tersebut.

Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., saat membuka secara resmi Pameran Temporer Tahun 2023 ini menyampaikan apresiasi kepada UPT. Museum Daerah Kabupaten Sumbawa beserta para pihak terkait, karena telah berhasil menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan mengedukasi.

Wabup Sumbawa juga berterimakasih secara khusus kepada para guru dan siswa-siswi yang telah mewujudkan visi misi “Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban” melalui karya-karya terbaiknya.

“Penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai langkah one stop learning and shopping yang dapat membawa pengunjung untuk melihat, mengenali, mempelajari, bahkan membeli hasil karya siswa,” ujar Hj. Novi—sapaan Wabup Sumbawa.

Ia berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sehingga mampu mencetak siswa-siswi yang kompeten serta dapat memberikan dampak positif bagi sekolah dan daerah. Hj Novi juga menghimbau para pihak terkait untuk lebih sering mengadakan kegiatan yang dapat menampilkan karya-karya anak Sumbawa.

Sebelumnya Kepala Dikbud Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Sc melaporkan bahwa gelar karya ini merupakan puncak kegiatan pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi atas ide-ide atau inovasi yang telah dikembangkan oleh peserta didik sesuai dengan kelompoknya masing-masing, baik berupa produk olahan, makanan, minuman dan penampilan pentas seni.

Kadis mengakui bahwa dalam kurun waktu satu tahun ini telah terjadi peningkatan kunjungan sekitar 800%, dari 468 pada tahun 2021 menjadi 4.309 di tahun 2022.

Ia juga berharap agar kegiatan-kegiatan budaya dengan beragam jenis dapat meningkat secara signifikan pada tahun 2023, sehingga berdampak terhadap jumlah kunjungan di Museum Daerah. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *