Partai Berkarya Tak Lolos Verifikasi, Nasib Rambo Ditentukan Desember 2022

oleh -300 Dilihat
Rambo baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Sumbawa. Didampingi istrinya, Rambo mendapat ucapan selamat dari Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 September 2022)–Muhammad Tayeb “Rambo” telah dilantik sebagai Anggota DPRD Sumbawa, Senin (5/9). Wakil rakyat dari daerah pemilihan dua (Dapil 2) Sumbawa ini menggantikan Hasanuddin SE melalui proses pergantian antar waktu (PAW).

Namun banyak pendapat masyarakat bahwa jabatan anggota DPRD Sumbawa yang disandang Rambo, akan berlangsung singkat, atau tidak sampai mengakhiri tugasnya sesuai masa jabatan yakni hingga Tahun 2024 mendatang. Sebab Rambo adalah anggota DPRD Sumbawa dari Partai Berkarya. Sementara partai yang didirikan Tommy Soeharto ini dipastikan tidak bisa mengikuti pemilu 2024 mendatang.

Partai tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi untuk menjadi peserta pemilu. Ada dua pilihan yang harus ditentukan Rambo. Ketika terus mempertahankan jabatannya sebagai anggota DPRD Sumbawa dari Partai Berkarya, berarti Rambo tidak bisa menjadi caleg untuk pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga  Tugas Tracing Sangat Berat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Minta Petunjuk Kapolres

Namun ketika ingin menjadi caleg, Rambo harus ‘loncat pagar’ ke partai politik lain yang sudah dinyatakan lolos verifikasi. Untuk hal ini, Rambo harus menentukan sikap. Jika benar pindah partai, maka harus melepas jabatannya sebagai anggota DPRD.

Terhadap hal ini, Rambo yang ditemui di Gedung DPRD Sumbawa usai pelantikan, mengakui belum bersikap soal itu. Ia masih berfokus untuk mengemban amanah baru sebagai anggota DPRD Sumbawa. “Saya baru dilantik hari ini, saya harus focus,” katanya.

Mengenai kesinambungan karir politiknya, Rambo menegaskan akan ditentukan beberapa bulan mendatang. Sebab berdasarkan tahapan Pileg 2024, masih ada waktu sampai Desember 2022. “Tanggal 13 Desember batas akhir pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu, lalu tanggal 14 Desember penetapan peserta pemilu. Jadi pada waktu ini baru saya bersikap,” ungkap Rambo.

Baca Juga  Kabur Saat Ditangkap, Seorang Residivis Tertembak

Mengenai parpol yang dipilih sebagai kendaraan politik pada Pileg 2024 jika menjadi Caleg, Rambo belum bisa menjawabnya. Ia akan mengkomunikasikannya dulu dengan DPD maupun DPP. Pasalnya, ada pernyataan DPP pasca tidak lolosnya Partai Berkarya sebagai peserta pemilu, mempersilahkan para kadernya untuk memilih parpol manapun untuk berkontestasi di Pileg 2024. “Belum saatnya saya bersikap, nanti tunggu waktunya,” pungkasnya. (SR)

mahkota rokok NU
Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *